Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Novan Dorong Keterlibatan Pemuda dalam Pembangunan Samarinda

    Oktober 31, 2026

    Sekda Samarinda Tantang Seluruh OPD Raih Predikat Informatif, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas 2026

    Oktober 30, 2026

    FKUB Loa Janan Ilir Dibentuk, Dialog Antarumat Beragama Jadi Prioritas

    Oktober 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Pembaruan Perda Pendidikan Masuk Tahap Harmonisasi, Sarkowi: Harus Lebih Adaptif
    DPRD Kaltim

    Pembaruan Perda Pendidikan Masuk Tahap Harmonisasi, Sarkowi: Harus Lebih Adaptif

    MartinusBy MartinusAgustus 6, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Pansus Raperda Penyelenggaraan Pendidikan DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry (kanan) dan Wakil Ketua, Agusriansyah Ridwan (kiri)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Ketua Panitia Khusus (Pansus) tentang Penyelenggaraan Pendidikan DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sarkowi V Zahry menegaskan pentingnya pembaruan regulasi pendidikan daerah agar selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

    Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat internal yang digelar di Hotel Grand Jatra, Balikpapan, pada Selasa, 5 Agustus 2025.

    Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Sarkowi bersama Wakil Ketua Pansus, Agusriansyah Ridwan, sejumlah anggota pansus turut hadir dan terlibat aktif dalam diskusi.

    Mereka yang hadir antara lain Makmur HAPK, Andi Satya Adi Saputra, Muhammad Samsun, Abdul Giaz, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, Muhammad Darlis Pattalongi, Damayanti, Sulasih, dan Syahariah Mas’ud.

    Agenda utama pertemuan tersebut ialah mengkaji secara mendalam perbedaan mendasar antara Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan rancangan peraturan pengganti yang tengah disusun, yakni Raperda Penyelenggaraan Pendidikan yang baru.

    Pembahasan berlangsung intensif dengan menitikberatkan pada aspek relevansi dan substansi regulasi.

    Sarkowi menyoroti bahwa regulasi lama yang berlaku sejak tahun 2016 sudah tidak lagi memadai untuk menjawab tantangan dunia pendidikan masa kini.

    Ia menyatakan bahwa sejumlah isu penting, seperti digitalisasi pembelajaran, pendidikan inklusi, hingga perubahan regulasi nasional di sektor pendidikan belum terakomodasi dalam perda yang masih berlaku.

    “Perda ini sudah tidak up to date. Harmonisasi yang akan kita lakukan akan banyak merombak raperda yang ada agar lebih adaptif,” ujar Sarkowi.

    Menurutnya, pembaruan perda bukan hanya bersifat administratif semata, tetapi menyangkut fondasi pembentukan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta relevan dengan dinamika lokal dan nasional.

    Karena itu, ia meminta agar seluruh anggota pansus memiliki kesamaan pandangan dan semangat yang sama dalam menyusun regulasi baru ini.

    Lebih lanjut, Sarkowi menegaskan bahwa inisiatif pembentukan raperda ini berasal dari DPRD Kalimantan Timur.

    Ia berharap tim yang tergabung dalam pansus dapat terus mengikuti perkembangan isu-isu strategis di sektor pendidikan agar produk hukum yang dihasilkan memiliki daya guna dan ketahanan kebijakan yang kuat.

    “Raperda ini merupakan inisiatif DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Kita harus solid dan memiliki satu pemahaman. Perda ini sangat dibutuhkan untuk merespons kondisi sosial masyarakat Kaltim yang beragam dan membutuhkan pendekatan pendidikan yang lebih adil, adaptif, dan kontekstual,” tuturnya.

    Sarkowi juga memberi penekanan khusus pada pentingnya akurasi dalam penulisan draf raperda. Ia mengingatkan bahwa kesalahan redaksional atau kerancuan konsep dapat menimbulkan persoalan dalam implementasi di kemudian hari.

    Oleh karena itu, harmonisasi aturan dan penyusunan naskah final harus dilakukan dengan seksama dan melibatkan pemahaman lintas sektor.

    Hasil dari pembahasan internal ini direncanakan akan menjadi bahan utama dalam rapat lanjutan yang melibatkan mitra kerja pansus, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur.

    Pertemuan selanjutnya diharapkan dapat memperkaya substansi raperda dengan perspektif dari lembaga teknis yang selama ini berada di garis depan pelaksanaan kebijakan pendidikan di daerah. (Adv)

    Pansus Perda Sarkowi V Zahry
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    DPRD Samarinda Bahas Revisi Perda Perubahan Susunan OPD

    Oktober 27, 2026

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    Juli 27, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Novan Dorong Keterlibatan Pemuda dalam Pembangunan Samarinda

    Ratu ArifanzaOktober 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mendorong agar…

    Sekda Samarinda Tantang Seluruh OPD Raih Predikat Informatif, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas 2026

    Oktober 30, 2026

    FKUB Loa Janan Ilir Dibentuk, Dialog Antarumat Beragama Jadi Prioritas

    Oktober 30, 2026

    Ringankan Beban Korban Kebakaran, Dinsospemmas Samarinda Distribusikan 46 Paket Pangan

    Oktober 30, 2026

    Teras Samarinda Didorong Jadi Ruang Publik Ramah UMKM, Pemkot Perketat Pengawasan Pengelolaan

    Oktober 30, 2026
    1 2 3 … 3,418 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.