Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    July 25, 2026

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»298 Aspirasi Terhimpun, Fraksi PAN–Nasdem Kaltim Ingatkan Pemerintah
    DPRD Kaltim

    298 Aspirasi Terhimpun, Fraksi PAN–Nasdem Kaltim Ingatkan Pemerintah

    SittiBy SittiAugust 4, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kegiatan reses Fraksi PAN–Nasdem DPRD Provinsi Kalimantan Timur pada masa sidang II tahun 2025 berhasil menghimpun sebanyak 298 aspirasi masyarakat dari 65 titik yang tersebar di seluruh daerah pemilihan.

    Masalah yang paling banyak disuarakan warga meliputi infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga isu keagamaan dan kesejahteraan sosial. Fraksi PAN–Nasdem mendorong agar seluruh masukan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi melalui program dan penganggaran yang lebih responsif.

    “Kami telah turun langsung ke desa-desa, kelurahan dan kecamatan. Sebanyak 298 usulan yang kami catat bukan sekadar angka, tapi suara nyata masyarakat yang menunggu kehadiran negara,” ujar Baharuddin Demmu, juru bicara Fraksi PAN–Nasdem dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Kaltim, Senin 4 Agustus 2025

    Bidang infrastruktur menjadi sektor dengan jumlah aspirasi tertinggi. Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, drainase yang buruk, serta minimnya penerangan jalan umum di banyak kawasan. Selain itu, permintaan pengadaan air bersih dan sumur bor juga sangat mendominasi.

    “Kami banyak menerima permintaan pembangunan atau perbaikan jalan lingkungan, pengadaan sumur bor, dan lampu jalan. Ini adalah masalah dasar yang semestinya sudah ditangani sejak lama,” ucap Baharuddin.

    Di bidang pendidikan, sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) menjadi sorotan utama. Banyak warga, terutama di kawasan padat penduduk dan pinggiran kota, merasa dirugikan karena tidak dapat menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri terdekat.

    “Masyarakat meminta agar kebijakan zonasi ditinjau ulang karena memicu ketimpangan dan tekanan psikologis bagi anak-anak,” ujarnya.

    Tak hanya itu, Fraksi PAN–NasDem juga menyoroti minimnya perhatian terhadap sekolah swasta, terutama dalam hal bantuan uang pangkal.

    Dalam bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan, masyarakat menyampaikan kebutuhan mendesak akan bantuan pupuk, bibit tanaman, peralatan pertanian, serta bantuan perahu dan mesin bagi kelompok nelayan.

    “Banyak petani dan nelayan kita yang tidak bisa berkembang karena minim akses terhadap sarana produksi. Kalau tidak kita bantu, mereka akan terus tertinggal,” ujar Baharuddin.

    Masyarakat juga mengusulkan perbaikan dan pembangunan rumah ibadah, termasuk musala, masjid, dan gereja, serta perlengkapan kegiatan keagamaan dan rukun kematian. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan spiritual dan sosial warga masih menjadi perhatian besar.

    “Permintaan untuk bantuan rumah ibadah sangat tinggi. Ini bukan sekadar soal bangunan, tapi juga tentang menjaga harmoni dan identitas komunitas,” kata Baharuddin.

    Fraksi PAN–Nasdem mengingatkan bahwa semua hasil reses bukan hanya seremonial tahunan, tetapi harus menjadi bahan baku kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Mereka mendorong agar Pemerintah Provinsi Kaltim menindaklanjuti laporan ini sebagai bentuk akuntabilitas publik.

    “Jangan biarkan suara rakyat ini tenggelam dalam tumpukan kertas. Pemerintah perlu membuat program-program yang konkret sebagai jawaban dari aspirasi yang kami serap,” tegas Baharuddin Demmu.

    Baharuddin Demmu Fraksi PAN PPDB
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    May 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    March 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    March 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    March 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    March 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    March 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Soft Launch Relationship, Cara Anak Muda Menjaga Privasi di Media Sosial

    R’syaJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kemudahan membagikan berbagai momen kehidupan melalui media sosial, sebagian anak…

    Lewat Drag Bike, Seno Aji Ingin Balap Liar Beralih ke Lintasan Resmi

    July 25, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    July 25, 2026

    Kasus Tertinggalnya Kawat Medis Pada Pasien, Dinkes Dorong Perbaikan Tata Kelola Pelayanan

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,239 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.