Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026

    Iswandi: Efisiensi Anggaran DPRD Samarinda Berlanjut, Kinerja Tetap Jadi Prioritas

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pokir Tak Bisa untuk Media Lagi, Gubernur Kaltim Alihkan Anggaran ke OPD Tertentu
    Diskominfo Kaltim

    Pokir Tak Bisa untuk Media Lagi, Gubernur Kaltim Alihkan Anggaran ke OPD Tertentu

    SittiBy SittiJuli 27, 2025Updated:Juli 27, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Media massa tak lagi bisa berharap pada dana pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kalimantan Timur (Kaltim). Pemerintah Provinsi Kaltim akan menutup peluang tersebut dan mengalihkan mekanisme pendanaan media ke jalur lain yang lebih aman secara hukum, yakni melalui OPD tertentu dengan pengawasan ketat.

    Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dalam dialog bersama insan pers di Lamin Etam, Sabtu malam, 26 Juli 2025. Ia menegaskan sistem pokir bukanlah saluran yang tepat untuk kerja sama media.

    “Tidak diperkenankan memberikan dana hibah kepada media melalui pokir atau langsung dari Gubernur, kecuali memenuhi semua syarat formal,” ujar Rudy.

    Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya usulan pokir dari media yang mencapai lebih dari Rp200 miliar di tahun 2026, namun hanya Rp165 miliar yang disetujui. Banyaknya sorotan membuat Pemprov Kaltim mencari jalur yang lebih bisa dipertanggungjawabkan.

    Menurut Rudy, media tetap bisa menerima anggaran, namun hanya jika telah memenuhi sejumlah kriteria: berbadan hukum, telah beroperasi minimal dua tahun, dan proposalnya masuk dalam sistem perencanaan resmi pemerintah, yakni SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah).

    “Harus ada mekanisme yang aman. Jangan sampai nanti jadi masalah hukum. Kita ingin media tetap eksis, tapi harus sesuai aturan,” ucapnya.

    Jalur alternatif itu kini disiapkan melalui beberapa OPD yang sesuai tupoksinya, dengan koordinasi utama berada di tangan Dinas Kominfo Kaltim. Kerja sama media akan diarahkan pada konten berbasis layanan masyarakat, bukan lagi sekadar berita seremonial atau aktivitas pejabat.

    “Kominfo bertanggung jawab untuk komunikasi publik. Jadi prosesnya memang harus selektif dan proporsional,” lanjut Rudy.

    Seluruh proses ini tidak dibiarkan tanpa pengawasan. Pemprov menempatkan Inspektorat dan BPKP Provinsi Kaltim sebagai pengawas utama. Setiap pelanggaran atau penyimpangan dapat berujung pada sanksi administratif, bahkan tindak lanjut hukum.

    Langkah ini memunculkan reaksi beragam di kalangan pelaku media lokal yang sebelumnya mengandalkan dana pokir untuk keberlangsungan usaha. Namun pemprov tetap membuka ruang dialog selama proses berjalan dalam koridor hukum.

    “Saya paham keresahan teman-teman. Tapi kita semua harus sama-sama menjaga agar anggaran ini tepat guna, tidak menimbulkan masalah di belakang,” kata Rudy.

    Gubernur memastikan bahwa anggaran untuk media tidak dihapus, hanya dialihkan ke jalur yang sesuai aturan. OPD yang memiliki program layanan publik bisa bermitra dengan media secara legal dan terstruktur, tanpa harus menabrak sistem pokir yang rawan risiko. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    H Rudy Masud OPD Pokir
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Andi Harun Soroti Pokir DPRD Kaltim dari Dapil Samarinda, Minta Kembali untuk Pembangunan Kota

    Agustus 9, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    Juli 9, 2026

    BPS Kaltim Kerahkan 3.085 Petugas Sensus Ekonomi, Kejujuran Data Warga Jadi Kunci

    Juni 26, 2026

    Harum Tegaskan Belanja OPD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 187 mahasiswa IKIP PGRI Kalimantan Timur (Kaltim) yang telah menyelesaikan yudisium…

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026

    Iswandi: Efisiensi Anggaran DPRD Samarinda Berlanjut, Kinerja Tetap Jadi Prioritas

    Agustus 14, 2026

    APBD Samarinda 2025 Dipatok Rp3,4 Triliun, Pemkot Fokus Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    Agustus 14, 2026

    Jelang Porprov, IKIP PGRI Kaltim Beri Dispensasi Kuliah bagi Mahasiswa Atlet

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,277 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.