Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Protes Usulan Pokir, Abdulloh Tinggalkan Rapat dan Mundur dari Pansus
    DPRD Kaltim

    Protes Usulan Pokir, Abdulloh Tinggalkan Rapat dan Mundur dari Pansus

    AminahBy AminahJuli 16, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Suasana rapat Panitia Khusus (Pansus) Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kaltim bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada Senin 14 Juli 2025 mendadak memanas. Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, memilih keluar ruangan sebagai bentuk protes terhadap arah pembahasan yang dinilai tidak mengakomodasi aspirasi masyarakat.

    “Ini rapat nggak berguna. Saya keluar. Aspirasi masyarakat itu nyata, tapi malah tidak diakomodir,” ucap Abdulloh tegas saat meninggalkan ruang rapat di Gedung E DPRD Kaltim.

    Rapat tersebut awalnya bertujuan menindaklanjuti hasil reses para anggota dewan yang dirumuskan ke dalam usulan kamus pokir. Namun, menurut Abdulloh, diskusi justru lebih banyak membahas teknis dokumen dan prosedur administratif, bukan menekankan substansi kebutuhan riil warga.

    Abdulloh menganggap usulan kamus pokir selama ini malah menjadi pembatas dan tidak sejalan dengan semangat menampung suara rakyat. Ia menilai kamus hanya alat bantu, bukan batasan mutlak dalam menyusun program prioritas.

    “Ini cuma soal usulan kamus-kamus aja. Padahal tanpa itu pun bisa. Tapi kenapa justru aspirasi rakyat dibatasi dan malah mematikan pokir,” sambung legislator dari Dapil Balikpapan itu.

    Selain meninggalkan rapat, Abdulloh juga memutuskan mundur dari keanggotaan Pansus Pokir. Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen politiknya memperjuangkan suara rakyat yang selama ini disampaikan melalui reses.

    “Kalau begini caranya, saya akan terus ngotot. Karena ini bukan soal pribadi, tapi soal memperjuangkan suara rakyat,” ujarnya.

    Abdulloh juga menyinggung rapat-rapat sebelumnya, termasuk yang digelar di Balikpapan, yang menurutnya tidak memberikan dampak signifikan terhadap keberlangsungan pokir.

    Menurut Abdulloh, penyusunan pokir semestinya dilakukan secara partisipatif, terbuka, dan mendahulukan kepentingan masyarakat. Proses yang bertele-tele dan terjebak pada detail teknis justru melemahkan fungsi pokir sebagai jembatan utama aspirasi rakyat.

    “Pokir ini harusnya menjadi media untuk menyerap semua suara masyarakat. Kalau malah dibatasi dengan kamus, maka esensinya hilang. Ini yang saya lawan,” jelasnya.

    Insiden ini diharapkan menjadi momentum evaluasi agar pokir tetap berdiri sebagai instrumen penyalur kebutuhan masyarakat, bukan sekadar formalitas administrasi. Ke depannya, diharapkan diskusi antara legislatif dan eksekutif berjalan lebih terbuka dan substansial, tanpa mengorbankan kepentingan rakyat.

    Abdulloh Pokir TAPD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Andi Harun Soroti Pokir DPRD Kaltim dari Dapil Samarinda, Minta Kembali untuk Pembangunan Kota

    Agustus 9, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    AminahSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ruang fiskal Kalimantan Timur (Kaltim) menyempit dalam Perubahan APBD 2026. Pendapatan daerah…

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,369 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.