Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Tekan Stunting, Desa Muara Muntai Ilir Libatkan Warga
    Diskominfo Kukar

    Tekan Stunting, Desa Muara Muntai Ilir Libatkan Warga

    Nur AjijahBy Nur AjijahMei 21, 2025Updated:Juni 4, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kades Muara Muntai Ilir Rembuk Stunting
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Pemerintah Desa Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara, serius  menangani persoalan stunting, yang selama ini menjadi ancaman terhadap kualitas perkembangan anak.

    Menurutnya, melalui rembuk stunting yang dilakukan secara rutin setiap tahun, desa ini mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari strategi pencegahan dan penurunan angka stunting.

    Kepala Desa Muara Muntai Ilir, Arifadin Nur, mengatakan forum rembuk stunting menjadi ruang evaluasi sekaligus perencanaan terpadu dalam menyusun langkah-langkah penanganan stunting secara komprehensif di daerahnya..

    “Dalam rembuk dibahas langkah-langkah pencegahan, juga mendata perkembangan angka stunting dan membahas langkah-langkah pencegahan dan penurunan stunting,” ujar Arifadin kepada awak media pada Rabu, 21 Mei 2025.

    Selain itu, ia mengungkapkan bahwa upaya berkelanjutan yang dilakukan secara terencana telah membuahkan hasil yang cukup menggembirakan. Berdasarkan pendataan terbaru yang dilakukan hingga akhir April 2025, jumlah balita yang berisiko stunting mengalami penurunan cukup drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

    “Alhamdulillah untuk tahun ini angka yang berisiko stunting yang didata dari akhir bulan April mengalami penurunan yang sangat signifikan, yang awal di atas 30 balita, sekarang cuma tinggal 15 balita yang berisiko stunting,” jelas Arifadin.

    Ia sampaikan sebagai bentuk implementasi nyata dari hasil rembuk tersebut, Pemerintah Desa Muara Muntai Ilir secara konsisten menyalurkan bantuan dalam bentuk intervensi gizi dan layanan kesehatan.

    Bantuan tersebut meliputi pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita, susu bagi ibu hamil dan menyusui, serta distribusi vitamin guna mendukung kebutuhan nutrisi anak-anak.

    Tidak hanya itu, aktivitas pos pelayanan terpadu (posyandu) juga terus digerakkan sebagai garda depan pelayanan kesehatan masyarakat desa. Selain berfungsi sebagai tempat pemantauan tumbuh kembang anak, posyandu juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua, khususnya ibu, dalam hal pengasuhan anak berbasis gizi dan kesehatan.

    Pemerintah desa juga secara aktif memberikan pembinaan tentang pola asuh (parenting) yang baik, mengingat peran penting keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Intervensi di sektor ini, menurut Arifadin, sangat krusial karena kualitas pengasuhan sangat menentukan keberhasilan program pencegahan stunting.

    Lebih lanjut, ungkap Arifadin  bahwa pentingnya kerja sama lintas sektor dan keberlanjutan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan bahwa setiap anak di desanya dapat tumbuh sehat, cerdas, dan terbebas dari ancaman stunting.

    “Keberhasilan dalam menurunkan angka stunting tidak hanya bergantung pada program pemerintah semata, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung setiap langkah intervensi yang telah dirancang,“ucapnya.

    Ia menambahkan dengan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap program penanganan stunting dapat terus terpelihara, sebagai fondasi penting bagi lahirnya generasi yang sehat, kuat, dan terbebas dari ancaman gagal tumbuh.

    Selain itu, ia juga menegaskan bahwa keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada sinergi antarlembaga serta keberlanjutan pendampingan terhadap ibu dan anak di berbagai tahap kehidupan. (Adv)

     

    Arifadin Desa Muara Muntai Ilir Rembuk Warga Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Cegah Stunting Sejak Dini, DPRD Samarinda Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

    Februari 6, 2026

    Inovasi Penanganan Stunting, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan, Data Pasien Divalidasi Mandiri

    Februari 5, 2026

    Camat Samarinda Ilir Tegaskan Musrenbang Bukan Sekadar Formalitas, Jadi Penentu Arah Pembangunan Warga

    Februari 5, 2026

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Kaltim Hadapi Tantangan Tekan Stunting Baru Lahir, Dinkes Fokus Perkuat Intervensi pada Ibu Hamil

    Agustus 15, 2025

    DPRD Kawal Gratispol dan Jospol untuk Turunkan Stunting Kaltim

    Agustus 11, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    Andika SaputraApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri mengapresiasi…

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,057 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.