Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    Bukan Sekadar Kompetisi, IWL 2026/2027 Jadi Jalan Pemain Putri Menuju Timnas

    Agustus 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Dinkes Kukar Adopsi Strategi CKG Tingkatkan Partisipasi Masyarakat
    Diskominfo Kukar

    Dinkes Kukar Adopsi Strategi CKG Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

    VinsensiusBy VinsensiusMaret 27, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar Kusnandar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar– Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengadopsi berbagai strategi Cek Pemeriksaan Gratis (CKG) agar partisipasi masyarakat semakin meningkat. Salah satu langkah yang diterapkan adalah dengan mewajibkan petugas kesehatan untuk terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum menandatangani dokumen tertentu.

    “Kami ingin memastikan bahwa tenaga kesehatan yang melayani masyarakat juga memiliki kondisi kesehatan yang baik. Oleh karena itu, sebelum memberikan tanda tangan, mereka diminta untuk menunjukkan rapor kesehatan mereka terlebih dahulu,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar Kusnandar, Kamis 27 Maret 2025 di ruang kerjanya.

    Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi jumlah peserta di daerah perkotaan.

    “Jika satu puskesmas bisa menjaring 70 peserta dalam sehari, itu sudah cukup baik. Namun, mengingat populasi di kota lebih banyak, seharusnya angka ini bisa lebih tinggi untuk meningkatkan agregat partisipasi di tingkat kabupaten,” katanya.

    Selain itu, terdapat persaingan sehat antarpuskesmas dalam meningkatkan jumlah peserta CKG. Melalui grup diskusi “Morning Report”, tenaga kesehatan saling berbagi strategi dan pengalaman dalam menghadapi tantangan di lapangan.

    “Setiap puskesmas memiliki pendekatan yang berbeda, dan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” bebernya.

    Meski program ini mendapat sambutan hangat di Kukar, Kusnandar mengakui bahwa masih ada tantangan dalam menjangkau daerah-daerah terpencil seperti Tabang dan Marangkayu. Salah satu kendala utama adalah masalah jaringan internet yang tidak stabil, serta jarak tempuh yang jauh bagi masyarakat.

    “Masyarakat di daerah pedalaman sering menghadapi berbagai kendala dalam mengakses layanan kesehatan, mulai dari infrastruktur hingga jaringan internet. Namun, teman-teman puskesmas di wilayah tersebut memiliki strategi masing-masing untuk tetap menjalankan program ini dengan maksimal,” katanya.

    Secara nasional, kata dia, Program Cek Kesehatan Gratis telah diikuti oleh lebih dari 1,26 juta peserta hingga saat ini. Jumlah ini terus meningkat seiring dengan semakin luasnya cakupan program dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

    Kusnandar berharap program ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari layanan kesehatan gratis ini.

    “Kami berharap warga Kukar semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Dengan adanya program ini, mereka memiliki kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka secara gratis dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan,” pungkasnya.

    Dengan antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dan dukungan berbagai pihak, Program Cek Kesehatan Gratis di Kutai Kartanegara diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat. (Adv)

    CKG Dinkes Kukar Kusnandar Puskesmas
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Sambut HUT RI, DPRD Samarinda Rancang Pemeriksaan dan Donor Darah Gratis

    Agustus 6, 2026

    Masuk Lapas, CKG Warga Binaan Jalani Skrining TBC dan Pemeriksaan Kesehatan

    Agustus 3, 2026

    Dinkes Kaltim Genjot Cakupan Cek Kesehatan Gratis, Pelajar Jadi Sasaran Prioritas

    Juli 29, 2026

    Sudah 28 Ribu Peserta, Dinkes Ajak Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Samarinda

    Juli 7, 2026

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Aulia-Rendi Undang Media, Silakan Kritik Kami No Baper

    Juli 2, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    R’syaAgustus 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gangguan layanan WiFi Gratis di sejumlah wilayah Kota Bontang mulai teratasi. Pemerintah…

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    Bukan Sekadar Kompetisi, IWL 2026/2027 Jadi Jalan Pemain Putri Menuju Timnas

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,274 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.