Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Inpres Tuai Aksi Demonstrasi, PMII Sampaikan 3 Poin Tuntutan
    DPRD Samarinda

    Inpres Tuai Aksi Demonstrasi, PMII Sampaikan 3 Poin Tuntutan

    VinsensiusBy VinsensiusFebruari 20, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana Usai Audiensi di Kantor DPRD Kota Samarinda, Kamis 20 Februari 2025
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda– Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 menuai sorotan. Inpres tersebut sontak memantik reaksi dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda untuk melaksanakan aksi demonstrasi di Kantor DPRD Kota Samarinda, Kamis 20 Februari 2025.

    PMII Samarinda menilai Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 yang kemudian ditindaklanjuti melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025 tentang Efisiensi Belanja K/L Dalam Pelaksanaan APBN 2025 berdampak buruk pada sektor pendidikan.

    Selain inpres, PMII Samarinda juga menyoroti beberapa isu kontekstual yang terjadi. Masing-masing terkait kinerja PDAM yang belum mampu mendistribusikan air secara merata, persoalan sampah yang belum mampu menciptakan formulasi untuk pengolahan secara terpadu. Masalah banjir, banyak hotel dan restoran yang belum menyediakan IPAL yang memadai, ruas jalan yang belum memiliki penerangan jalan di pinggiran kota. Beberapa kontainer yang belum mampu ditertibkan oleh Dishub Kota Samarinda serta aktivitas mobil truk yang mengangkut kerikil dan pasir yang tidak menutup baknya.

    Pantauan Insitekaltim, setelah massa aksi menyampaikan orasinya di depan Kantor DPRD Kota Samarinda, mereka kemudian dipersilakan untuk melakukan audiensi dengan anggota DPRD Kota Samarinda yang diwakili oleh Anggota DPRD Kota Samarinda Fraksi Partai PDIP, anggota Fraksi Partai Demokrat di Ruang Dewan Perwakilan Rakyat Kota Samarinda.

    Di sela -sela audiensi tersebut PMII Samarinda menyampaikan tiga poin tuntutan.

    Pertama, mencabut Inpres Nomor 1 Tahun 2025. Kedua, mendesak Komisi I, II, III DPRD Kota Samarinda untuk mengaudit kinerja Dinas PUPR, DLH, Dishub, DPMPTSP Kota Samarinda yang dinilai bermasalah. Ketiga, meminta Komisi III DPRD Kota Samarinda untuk mengaudit Dinas Pendidikan Kota Samarinda dalam pengawasan dan ruang aman sekolah TK, SD, dan SMP.

    Sementara itu, Anggota Fraksi Partai PDIP Iswandi mengatakan fungsi anggota DPRD hanya tiga yang meliputi fungsi penganggaran, Undang Undang dan pengawasan.

    “Hanya itu dan tak dan tidak bisa lebih dari itu. Namun, yang sesuai dengan tugas kota insyaallah kita eksekusi. Sedangkan, yang di luar itu akan kita sampaikan karena berjenjang sebab ada DPRD Provinsi dan DPR RI,”ucapnya.

    Lebih lanjut dijelaskan Iswandi tuntutan PMII terkait mencabut Inpres Nomor 1 Tahun 2025 merupakan tuntutan yang jauh di bawah kewenangan mereka sebagai wakil rakyat. Begitu pula tuntutan di poin nomor dua dan tiga tentang audit terkait dugaan permasalahan

    Meski begitu, sambungnya, terkait tuntutan yang memiliki kesesuaian dengan tugas dan fungsinya, dirinya berkomitmen untuk menyampaikan kepada pihak terkait.

    “Mengenai pengawasan akan kita sampaikan,” tukasnya.

    DPRD Samarinda Inpres PMII Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    Ratu ArifanzaSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Perjalanan darat dari Samarinda menuju Bontang atau sebaliknya kerap membutuhkan tempat untuk…

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.