Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Rokok Kretek Filter Jadi Pemicu Kemiskinan di Kaltim
    Diskominfo Kaltim

    Rokok Kretek Filter Jadi Pemicu Kemiskinan di Kaltim

    LarasBy LarasJanuari 20, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana (tengah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa rokok kretek filter menjadi komoditas terbesar kedua yang berkontribusi terhadap garis kemiskinan di Kaltim, bahkan kalah dari beras.

    Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap pola konsumsi masyarakat yang berpotensi memperburuk kesejahteraan rumah tangga.

    Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menjelaskan bahwa kontribusi makanan pada garis kemiskinan masih mendominasi dengan angka 70,74 persen, sementara barang bukan makanan hanya menyumbang 29,26 persen.

    “Konsumsi rokok kretek filter mencapai 10,40 persen, hampir mendekati kontribusi beras sebesar 18,03 persen,” ujarnya, Senin, 20 Januari 2025.

    Selama periode Maret hingga September 2024, garis kemiskinan Kaltim meningkat dari Rp833.955 menjadi Rp853.997 per kapita per bulan, atau naik sebesar 2,4 persen.

    Dengan rata-rata anggota rumah tangga 5-6 orang, kebutuhan dasar per rumah tangga di Kaltim kini mencapai Rp4,5 juta per bulan.

    Yusniar menggarisbawahi bahwa pengeluaran masyarakat untuk barang tidak mendesak, seperti rokok, menjadi salah satu faktor signifikan yang menekan anggaran kebutuhan pokok lainnya.

    “Pengeluaran untuk rokok berpotensi mengurangi alokasi belanja pada kebutuhan esensial seperti protein hewani atau pangan bergizi lainnya,” jelasnya.

    Kebiasaan konsumsi rokok, terutama di kalangan rumah tangga berpenghasilan rendah, dianggap mencerminkan kurangnya kesadaran terhadap pengelolaan keuangan yang efektif.

    Yusniar menambahkan bahwa konsumsi rokok cenderung bersifat adiktif, sehingga sulit dikendalikan meskipun penghasilan terbatas.

    “Hal ini menunjukkan perlunya edukasi terkait prioritas belanja rumah tangga, khususnya di wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi,” tegasnya.

    Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada penyediaan bantuan sosial, tetapi juga program edukasi finansial bagi masyarakat.

    Langkah-langkah seperti peningkatan literasi keuangan, kampanye bahaya rokok, hingga subsidi pangan yang lebih terarah dianggap penting untuk menekan kontribusi rokok dalam garis kemiskinan.

    “Konsistensi program edukasi dan pengawasan pola konsumsi masyarakat akan membantu mengurangi dampak jangka panjang dari pengeluaran pada barang yang tidak mendesak seperti rokok,” tutup Yusniar.

    BPS Kaltim Rokok Kretek Filter Yusniar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.