Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Serapan Dana Bankeu Kaltim Dinilai Baik, Sarkowi Tekankan Efektivitas Penggunaan
    DPRD Kaltim

    Serapan Dana Bankeu Kaltim Dinilai Baik, Sarkowi Tekankan Efektivitas Penggunaan

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 25, 2024Updated:Desember 25, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemanfaatan Bantuan Keuangan (bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada kabupaten dan kota menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry.

    Ia menekankan pentingnya pengelolaan bankeu secara proporsional untuk mendukung program prioritas yang benar-benar memberikan dampak langsung pada masyarakat.

    “Bankeu ini sangat bagus serapannya, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana penggunaannya bisa benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Sarkowi di Kantor DPRD Kaltim, Selasa (24/12/2024).

    Sarkowi menjelaskan, secara umum serapan bankeu berjalan dengan baik di hampir semua kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Meski alokasi dana yang diterima berbeda-beda, efektivitasnya tetap menjadi tolak ukur utama.

    “Setiap kabupaten dan kota memiliki cara pengelolaan yang berbeda. Ada yang menerima ratusan miliar, ada pula yang hanya puluhan miliar. Namun, hasil evaluasi kami sejauh ini cukup memadai,” katanya.

    Namun, ia juga mencatat adanya tantangan dalam pelaksanaan bankeu karena alokasi dana tersebut difokuskan untuk program-program yang menjadi kewenangan daerah, sehingga peran pemerintah provinsi tidak begitu terlihat.

    “Bankeu itu dirasakan oleh masyarakat, tetapi kinerja pemerintah provinsinya kan tidak terlihat. Hal ini karena secara aturan, kewenangannya adalah kewenangan kabupaten/kota, bukan provinsi,” tambahnya.

    Sarkowi menekankan bahwa pemerintah daerah harus memiliki perencanaan anggaran yang jelas. Ia mengingatkan pentingnya memilah mana program yang dapat dibiayai oleh anggaran daerah sendiri dan mana yang perlu diusulkan melalui bankeu.

    “Kami berharap kabupaten/kota bisa lebih baik dalam perencanaan. Dengan begitu, pemanfaatan bankeu dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

    Selain itu, ia menyoroti perlunya manajemen proyek yang lebih baik untuk memastikan proyek yang didanai bankeu berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

    Dengan serapan dana yang cukup baik, bankeu diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah. Namun, Sarkowi mengingatkan bahwa pemanfaatan dana ini harus terus diawasi agar tidak keluar dari peruntukan yang telah direncanakan.

    “Bankeu rata-rata terserap dengan baik. Tapi kami ingin memastikan bahwa proyek-proyek yang dibiayai itu dikelola dengan manajemen yang baik, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

    Sebagai anggota DPRD, Sarkowi menyatakan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan bankeu. Ia berharap pemerintah kabupaten/kota dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah provinsi untuk merancang program yang efektif dan tepat sasaran.

    “Dengan perencanaan yang matang dan pemanfaatan yang optimal, bankeu ini bisa menjadi penggerak pembangunan yang memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

    Bankeu DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Tunggu Keputusan Bankeu 2027, Program Prioritas Tetap Jalan

    April 8, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Bankeu Tetap Berjalan di Tengah Pemangkasan Dana Transfer

    April 6, 2026

    Sempat Diisukan Tak Turun, Bankeu Pemprov 2026 Dipastikan Tetap Berjalan

    April 6, 2026

    Bankeu Terancam Hilang, DPRD Kaltim Minta Tetap Dipertahankan Demi Aspirasi Daerah

    April 1, 2026

    160 Usulan Pokir Menggantung, DPRD Kaltim Soroti Mandeknya Kesepakatan RKPD

    Maret 30, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.