Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Sistem Baru Distribusi Subsidi Gas Melon, Samarinda Segera Terapkan Kartu LPG 3 Kg
    Pemkot Samarinda

    Sistem Baru Distribusi Subsidi Gas Melon, Samarinda Segera Terapkan Kartu LPG 3 Kg

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 11, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Samarinda Marnabas.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Untuk memastikan subsidi gas melon benar-benar tepat sasaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan membuat inovasi Kartu LPG 3 Kg.

    Teks: Gas LPG 3 Kg

    Melalui pendataan ketat dan mekanisme pengawasan harga, program ini dirancang untuk mengatasi antrean panjang, penyalahgunaan subsidi serta menjaga stabilitas distribusi gas bagi masyarakat kurang mampu.

    Program ini akan diluncurkan oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun pada Kamis, 12 Desember 2024, dengan tahap awal pendistribusian 1.000 kartu kepada keluarga kurang mampu.

    Program ini dirancang berdasarkan pendataan selama enam bulan terakhir oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan ketua RT. Setiap penerima kartu telah divalidasi untuk memastikan data yang akurat dan menghindari manipulasi.

    “Masyarakat kini bisa membeli gas di pangkalan tanpa membawa KTP karena setiap kartu sudah dilengkapi data penerima yang valid. Hal ini memastikan subsidi gas lebih tepat sasaran,” ujar Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Samarinda Marnabas, Rabu 11 Desember 2024.

    Pemkot juga telah menetapkan mekanisme pemberian kartu berdasarkan jumlah anggota keluarga. Rumah tangga kecil dengan dua hingga tiga anggota akan menerima satu kartu, sedangkan keluarga besar dengan lima anggota dapat memperoleh dua hingga tiga kartu.

    Pengawasan Harga LPG di Pangkalan

    Untuk menjaga keterjangkauan harga, Pemkot Samarinda mematok harga LPG subsidi sebesar Rp18.000 per tabung di tingkat pangkalan. Langkah ini dilakukan guna mencegah permainan harga di kalangan pengecer yang sering kali merugikan masyarakat.

    “Kami terus memantau harga di tingkat pangkalan agar tidak ada penyimpangan. Harga ini harus tetap sesuai ketentuan agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tegas Marnabas.

    Keunikan dari program Kartu LPG 3 Kg ini adalah fleksibilitasnya dalam menyesuaikan dengan kondisi ekonomi penerima. Jika ada penerima yang kondisi ekonominya membaik, mereka akan dikeluarkan dari daftar penerima.

    Sebaliknya, jika ada warga yang kondisi ekonominya menurun, seperti akibat kebangkrutan, mereka dapat dimasukkan kembali ke dalam daftar penerima.

    “Dengan begitu, program ini akan tetap relevan dan adil sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Marnabas.

    Langkah ini juga diambil untuk mengantisipasi panic buying yang kerap terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru. Pemkot Samarinda mengimbau masyarakat untuk membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan.

    “Stabilitas distribusi LPG menjadi prioritas kami guna menjaga inflasi tetap rendah dan masyarakat Samarinda merasa nyaman,” ucap Marnabas.

    Gas LPG Marnabas Patiroy Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi

    Juni 11, 2026

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026

    Jangan Lupakan Budaya di Tengah Gempuran Gadget

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    SittiJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan tidak akan…

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,155 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.