Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Renovasi SMPN 24 Samarinda Terkendala Anggaran dan Masalah Lahan

    Juni 22, 2026

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    Juni 21, 2026

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Banyak Kendala Minim Dana, Pesan Akmal Tentukan Skala Prioritas
    Diskominfo Kaltim

    Banyak Kendala Minim Dana, Pesan Akmal Tentukan Skala Prioritas

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaDesember 5, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik mengaku sangat ingin memetakan 841 desa di Kaltim. Tapi ia sadar hal itu sangat sulit diwujudkan di masa kepemimpinannya.

    “Andaikan saya dua tahun di sini sebagai Penjabat Gubernur Kaltim, saya akan selesaikan semua pemetaan desa di Kaltim,” kata Akmal Malik di Pendopo Odah Etam, Selasa (3/12/2024).

    Menurut Akmal dengan adanya pemetaan desa atau data desa presisi, pemerintah daerah bisa merencanakan pembangunan secara akurat dan mengalokasikan anggaran tepat sasaran. Dengan begitu anggaran yang ada bisa dimaksimalkan.

    “Selain itu, dengan data desa presisi tentu sangat membantu pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan, merencanakan, mengawasi dan mengevaluasi pembangunan, serta dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” tandasnya.

    Saat ini, lanjut Akmal sudah dua kabupaten yang telah dibuatkan data desa presisinya, yaitu Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

    “Di Kabupaten PPU ada 40 desa kita petakan dan Kutai Kartanegara sudah 114 desa. Rencananya lebih dua ratus desa yang ingin kita petakan. Saat ini sedang dipersiapkan,” ujarnya.

    Menurut Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu, dalam menyelesaikan suatu permasalahan itu, suatu daerah harus memiliki peta yang riil. Harus punya data yang kuat, sehingga dengan adanya itu dana yang terbatas bisa dimaksimalkan dan tepat sasaran.

    “Kalau dana terbatas, sumber daya terbatas dan fasilitas terbatas, sementara permasalahan yang dihadapi banyak sekali, maka yang harus kita lakukan adalah menentukan skala prioritas,” tegasnya.

    Ditambahkan, terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak banyak faktor, baik itu sebagai pelaku ataupun korban. Bisa terjadi karena rendahnya pendidikan bahkan tidak pernah bersekolah, rendahnya pendapatan keluarga termasuk pengaruh lingkungan dan faktor lainnya.

    “Terkait itu semua, apakah kita memiliki datanya, tentang mereka-mereka yang berpotensi. Jangan setelah terjadi kekerasan, kita gelontorkan dana untuk mengatasinya. Saya pikir ini pendekatan-pendekatan yang salah. Dan inilah yang terjadi di Indonesia,” ujarnya.

    Akmal Malik menegaskan, kunci sukses dalam menyelesaikan permasalahan adalah data yang akurat. Sehingga dengan data desa presisi yang telah dibuat baik di PPU dan Kukar, akan memudahkan pimpinan mengambil kebijakan pembangunan.

    “Data desa presisi yang telah kita buat akan menjadi sebuah warisan yang baik bagi pemimpin di semua tingkatan. Baik di kabupaten, kecamatan dan kelurahan dan desa di Kabupaten PPU maupun di Kutai Kartanegara,” kata Akmal Malik.

    Akmal Malik Kukar Pemprov Kaltim PPU
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Kucurkan Anggaran Kematangan Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bukit Biru

    Juni 20, 2026

    Untuk Dapat Layanan Medis Lanjutan, Masyarakat Pedalaman Harus Ke Samarinda dan Balikpapan

    Juni 18, 2026

    SMK di PPU Masih Bergelut dengan Drainase dan Jalan Becek, Aktivitas Belajar Sering Terganggu

    Juni 16, 2026

    Meski Beban Fiskal Daerah Meningkat, Sekda Pastikan Gaji PPPK di Kaltim Aman

    Juni 11, 2026

    Kaltim Susun RPPEM, Optimalkan Potensi Mangrove Dukung Penurunan Emisi

    Juni 9, 2026

    Gratispol Internet Tembus 802 Desa, Pemprov Kaltim Kejar Listrik untuk 45 Desa Terpencil

    Juni 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Renovasi SMPN 24 Samarinda Terkendala Anggaran dan Masalah Lahan

    SittiJuni 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana perbaikan menyeluruh terhadap infrastruktur SMP Negeri 24 Samarinda dipastikan belum dapat…

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    Juni 21, 2026

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026

    APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran

    Juni 21, 2026
    1 2 3 … 3,160 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.