Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PSBS Biak Hadapi Laga dengan Persiapan Terbatas, Marian Mihail Tetap Optimistis Raih Hasil Positif

    April 11, 2026

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Kebijakan Berpihak pada Perempuan dan Anak, Shemmy: Perempuan Harus Berani Bicara
    DPRD Kaltim

    Kebijakan Berpihak pada Perempuan dan Anak, Shemmy: Perempuan Harus Berani Bicara

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 15, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur, Shemmy Permata Sari.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Politik bukan hanya soal kursi dan kekuasaan. Politik adalah soal suara yang mendengar, kebijakan yang peduli dan keputusan yang mencerminkan kebutuhan masyarakat.

    Di balik itu semua, perempuan memegang peranan penting, seperti yang disampaikan oleh Shemmy Permata Sari, Anggota DPRD Kalimantan Timur, yang dengan tegas menyatakan bahwa keterlibatan perempuan dalam politik adalah salah satu kunci untuk mewujudkan kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada perempuan serta anak-anak.

    Shemmy tidak sekadar berbicara tentang kewajiban perempuan di politik, tetapi tentang perubahan nyata yang bisa dihadirkan oleh mereka.

    “Perempuan memiliki hak dan harapan yang harus diperjuangkan,” kata Shemmy, menegaskan bahwa peran perempuan dalam politik adalah bagian dari perjuangan untuk kesetaraan gender yang lebih kuat.

    Ia percaya bahwa semakin banyak perempuan di panggung politik, semakin cepat pula daerah ini sampai pada kebijakan yang lebih adil dan memperhatikan hak-hak perempuan dan anak.

    Sebagai politikus, Shemmy mengingatkan bahwa perempuan tidak hanya membawa perspektif unik tentang keluarga dan anak-anak, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu sosial yang sering terabaikan.

    Itulah sebabnya, perempuan di posisi strategis di pemerintahan atau lembaga legislatif bisa memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan keluarga dan anak-anak. Sebuah kebijakan yang ramah keluarga dan peka terhadap kesejahteraan sosial.

    “Wanita cenderung lebih peka terhadap kebutuhan keluarga dan anak-anak,” ujar Shemmy.

    Kebijakan yang dipengaruhi oleh perempuan sering kali lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama mereka yang berada di garis depan, yaitu ibu dan anak. Dari pengalamannya, Shemmy percaya bahwa perempuan yang terlibat dalam pembuatan kebijakan akan selalu mengutamakan kesejahteraan keluarga, menjadikan mereka sebagai kekuatan besar dalam menciptakan perubahan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

    Kepekaan ini bukan hanya tentang menyuarakan hak-hak perempuan, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang mendukung keluarga, mulai dari kebijakan perlindungan ibu dan anak hingga kebijakan pendidikan yang lebih aksesibel dan responsif terhadap kebutuhan anak-anak.

    Namun, perjalanan perempuan di dunia politik tidaklah mudah. “Hambatan struktural dan stigma sosial masih ada,” akui Shemmy.

    Banyak perempuan yang merasa terhambat oleh peran sosial tradisional atau takut dengan stigma negatif. Namun, Shemmy optimis bahwa dengan keberanian dan kekuatan yang dimiliki oleh perempuan, mereka bisa menciptakan perubahan besar.

    “Dengan semakin banyak perempuan yang berani mengambil peran, maka semakin besar pula kesempatan untuk menciptakan kebijakan yang berpihak pada keluarga, ibu dan anak,” lanjutnya.

    Dalam pandangannya, kolaborasi antara perempuan di berbagai sektor adalah sebuah langkah penting untuk mempercepat tercapainya pengarusutamaan gender.

    Shemmy juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam memperjuangkan kesetaraan gender. Ia berharap semakin banyak perempuan yang berani untuk terjun ke dunia politik dan pemerintahan, untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak-anak.

    Sebagai bagian dari DPRD Kaltim, Shemmy berkomitmen untuk memperjuangkan kebijakan yang lebih inklusif dan sensitif terhadap kebutuhan masyarakat. “Kami perlu memberi ruang lebih luas bagi perempuan untuk berkontribusi dalam pemerintahan, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat menciptakan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak,” ujar Shemmy.

    DPRD Kaltim Perempuan dan Anak Shemmy Permata Sari
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Pemprov Kaltim Apresiasi DPRD, Pokok Pikiran Dewan Dinilai Penting dalam Perencanaan Pembangunan 2027

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PSBS Biak Hadapi Laga dengan Persiapan Terbatas, Marian Mihail Tetap Optimistis Raih Hasil Positif

    Andika SaputraApril 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persatuan Sepakbola Biak dan Sekitarnya (PSBS Biak) menghadapi laga tandang dengan persiapan…

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.