Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Samsun Tegaskan Polemik Bankeu Jangan Hambat Aspirasi Rakyat

    Maret 30, 2026

    Kurang Sepaham Soal Kamus Usulan, DPRD Kaltim Dorong Penyesuaian dengan RPJMD

    Maret 30, 2026

    160 Usulan Pokir Menggantung, DPRD Kaltim Soroti Mandeknya Kesepakatan RKPD

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Imunisasi Polio di Bontang Rendah, Edukasi Masyarakat Perlu Ditingkatkan
    DPRD Bontang

    Imunisasi Polio di Bontang Rendah, Edukasi Masyarakat Perlu Ditingkatkan

    SittiBy SittiOktober 7, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Bontang, Heri Keswanto.
    Teks: Anggota DPRD Bontang, Heri Keswanto.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap kedua di Kota Bontang masih belum mencapai target yang diharapkan. Hingga saat ini, cakupan imunisasi baru menyentuh angka 83 persen, jauh di bawah target nasional sebesar 95 persen.

    Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait risiko penularan polio di kalangan anak-anak yang belum mendapatkan vaksin.

    Menurut Anggota DPRD Kota Bontang Heri Keswanto, salah satu faktor rendahnya capaian imunisasi adalah kurangnya pemahaman masyarakat, khususnya orang tua, tentang pentingnya vaksinasi.

    “Masih banyak orang tua yang khawatir dan enggan membawa anak-anak mereka ke lokasi vaksinasi karena minimnya informasi yang mereka terima. Ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan belum maksimal,” ujar Heri belum lama ini.

    Heri menyarankan agar pemerintah lebih intensif dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama melalui seminar-seminar yang terfokus.

    Ia menilai, seminar yang bersifat umum sering kali kurang efektif karena tidak menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar seminar diadakan di tingkat RT, sehingga bisa menjangkau lebih banyak orangtua secara langsung.

    “Seminarnya jangan hanya untuk orang yang itu-itu saja. Kalau bisa, datangi langsung tiap RT, sehingga semua orang tua mendapat informasi yang jelas dan paham pentingnya imunisasi,” tambahnya.

    Dengan pendekatan yang lebih personal ini, diharapkan orang tua yang sebelumnya ragu atau khawatir, dapat lebih terbuka dan memahami manfaat vaksinasi polio bagi kesehatan anak-anak mereka.

    Selain itu, Heri juga mengingatkan agar pemerintah tidak menjalankan program ini hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan informasi tentang bahaya polio dan pentingnya vaksinasi benar-benar sampai ke masyarakat.

    “Kita harus pastikan program ini menyentuh semua lapisan masyarakat. Bukan hanya untuk memenuhi target, tetapi juga demi kesehatan anak-anak kita. Kalau tidak, capaian 95 persen hanya akan menjadi angka di atas kertas,” terangnya.

    Dengan waktu yang tersisa, Heri berharap pemerintah bisa lebih aktif turun ke lapangan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang masih minim partisipasi, agar target imunisasi polio dapat tercapai.

    DPRD Bontang Heri Keswanto PIN Polio
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Samsun Tegaskan Polemik Bankeu Jangan Hambat Aspirasi Rakyat

    RidhoMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan polemik antara DPRD…

    Kurang Sepaham Soal Kamus Usulan, DPRD Kaltim Dorong Penyesuaian dengan RPJMD

    Maret 30, 2026

    160 Usulan Pokir Menggantung, DPRD Kaltim Soroti Mandeknya Kesepakatan RKPD

    Maret 30, 2026

    Disdikbud Samarinda Ungkap Kendala Sistem TPG, Perbaikan Data Bergantung pada Operator Sekolah

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Samsun Tegaskan Polemik Bankeu Jangan Hambat Aspirasi Rakyat

    Maret 30, 2026

    Kurang Sepaham Soal Kamus Usulan, DPRD Kaltim Dorong Penyesuaian dengan RPJMD

    Maret 30, 2026

    160 Usulan Pokir Menggantung, DPRD Kaltim Soroti Mandeknya Kesepakatan RKPD

    Maret 30, 2026

    Disdikbud Samarinda Ungkap Kendala Sistem TPG, Perbaikan Data Bergantung pada Operator Sekolah

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.