Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Headset Jadi Teman Anak Muda Saat Beraktivitas di Tempat Umum

    September 6, 2026

    Dua Emas dari Batam, Dua Talenta Muda Kaltim Siap Naik Level

    September 6, 2026

    Kristal Firdaus Rekam Wajah Samarinda Lewat Puisi

    September 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»DPRD Samarinda Kritik Kesenjangan Sekolah Unggulan dan Non-Unggulan
    DPRD Samarinda

    DPRD Samarinda Kritik Kesenjangan Sekolah Unggulan dan Non-Unggulan

    LarasBy LarasJuli 2, 2024Updated:Juli 2, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kesenjangan masih terjadi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini.

    Teks: Ilustrasi pelajar

    Paradigma tentang sekolah unggulan versus non-unggulan menjadi perhatian utama warga Kaltim, khususnya Samarinda yang masih bisa dirasakan hingga detik ini terkait kualitas pendidikan yang dirasa belum merata.

    Masyarakat masih memiliki prasangka bahwa sejumlah sekolah dianggap memiliki tenaga pendidik dan fasilitas yang lebih baik, sementara sekolah lainnya tertinggal jauh. Fenomena ini terus berkembang dan menciptakan kesenjangan yang signifikan.

    Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar angkat bicara mengenai hal ini. Ia menegaskan bahwa label “sekolah unggulan” hanyalah stigma yang diciptakan segelintir orang dan tidak seharusnya menjadi standar masyarakat dalam memilih sekolah untuk anak-anak mereka.

    “Padahal, sekolah unggulan itu tidak ada. Label-label itu disematkan oleh segelintir orang saja dan tidak menjadi keharusan untuk masuk ke sekolah dengan label tersebut,” tegas Deni, Rabu (26/6/2024).

    Dia juga mengkritisi fenomena “siswa titipan” yang sering terjadi di sekolah-sekolah yang dianggap unggulan. Menurutnya, setiap sekolah memiliki potensi yang sama untuk mendidik siswa dengan baik dan penilaian berdasarkan label semata tidak adil.

    “Tidak boleh ada bahasa seperti itu dan setiap sekolah itu sama. Tinggal bagaimana sekolah itu bisa mendidik siswanya. Kita inginnya menghilangkan paradigma itu,” tuturnya.

    Politikus Partai Gerindra ini telah menyampaikan keprihatinannya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan mendorong agar tenaga pendidik dialihkan ke sekolah-sekolah di daerah pinggiran. Ia berpendapat bahwa guru yang andal dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

    “Karena bagaimanapun menjadi sekolah yang bagus bukan soal fasilitas saja melainkan juga tenaga pendidiknya yang andal,” tegasnya.

    Selain masalah tenaga pendidik, Deni juga menyoroti kekurangan fasilitas di sekolah-sekolah, terutama di daerah pinggiran. Ia mendesak Disdikbud Samarinda untuk mengalokasikan dana secara merata agar semua sekolah dapat memenuhi standar pelayanan minimal dan menjadi pilihan yang layak bagi siswa baru.

    “Fasilitas di sekolah juga saat ini kita melihat dari acuan pembangunan infrastruktur saja sekolah yang di kota juga masih banyak kurangnya, standar pelayanan minimal juga belum terpenuhi dengan cukup. Nah kita ingin Disdikbud betul-betul mengalokasikan dana untuk memperhatikan seluruh sekolah,” tutupnya.

    Ia berharap kesenjangan pendidikan di Samarinda bisa dikurangi dan semua sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memberikan pendidikan yang berkualitas bagi semua siswa.

    Deni Hakim Anwar Disdikbud PPDB
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026

    Abdul Rohim Minta Kewenangan Damkar Diperkuat Lewat Perda Kebakaran

    September 2, 2026

    Iswandi Soroti Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Optimal, Ekonomi Pedagang Jadi Perhatian

    September 1, 2026

    Iswandi Dorong Komunikasi Rutin Pedagang dan Pemkot untuk Benahi Pasar Pagi

    September 1, 2026

    Sengketa Sertifikat Nasabah BTN Berlarut 15 Tahun, Komisi II DPRD Samarinda Dorong Penyelesaian

    September 1, 2026

    Hadapi Ancaman Karhutla, Celni Ingatkan Posko Relawan Jadi Garda Terdepan

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Headset Jadi Teman Anak Muda Saat Beraktivitas di Tempat Umum

    R’syaSeptember 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Coba perhatikan suasana di kafe, kampus, atau tempat nongkrong. Di antara orang-orang…

    Dua Emas dari Batam, Dua Talenta Muda Kaltim Siap Naik Level

    September 6, 2026

    Kristal Firdaus Rekam Wajah Samarinda Lewat Puisi

    September 6, 2026

    FIFA Kucurkan USD 5,4 Juta, PSSI Bangun Pusat Pelatihan Nasional di IKN

    September 6, 2026

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terdeteksi, Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang

    September 6, 2026
    1 2 3 … 3,323 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.