Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Maret 31, 2026

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Ahmat Sopian Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan PAD Untuk Bangun Gedung Sekolah
    DPRD Samarinda

    Ahmat Sopian Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan PAD Untuk Bangun Gedung Sekolah

    LarasBy LarasMei 8, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ahmat Sopian Noor
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ahmat Sopian Noor mengungkapkan bahwa walau Kota Samarinda sudah semakin maju, tetapi ada beberapa siswa yang kesulitan menemukan sekolah di dalam zonasinya.

    Sopian menjelaskan ada beberapa kecamatan yang jumlah penduduknya padat tapi tidak memiliki gedung sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah itu, sehingga siswa di sekitarnya terpaksa mencari SMP di zona lain.

    “Kekurangan bangunan sekolah menyebabkan masalah zonasi dan mempersulit akses pendidikan bagi anak-anak kita,” ungkapnya dalam hearing antara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda dengan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Samarinda, Selasa (7/5/2024).

    Hal demikian ia sampaikan kepada pihak BPKAD setelah mengungkapkan kebutuhan mendesak Kota Samarinda untuk mendapatkan peningkatan anggaran pendidikan.

    Ia melanjutkan, meski aturan menyebutkan alokasi anggaran pendidikan harus minimal 20 persen dari total anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), realitas di lapangan menunjukkan kekurangan yang signifikan.

    Di mana nilai 20 persen dari total APBD itu juga digunakan di dalamnya upah para tenaga pendidik, sehingga tidak maksimal untuk merealisasikan pembangunan sekolah di beberapa lokasi yang membutuhkan seperti Samarinda Seberang dan Loa Janan Ilir.

    “Kami memang telah mengalokasikan 20 persen untuk pendidikan, namun dana tersebut juga mencakup gaji pegawai, sehingga masih terdapat kekurangan dalam pembiayaan infrastruktur dan kebutuhan pendidikan lainnya,” jelas Sopian.

    Politikus Golkar ini mendesak Pemerintah Kota Samarinda untuk tidak hanya bergantung pada APBD saja tetapi berusaha untuk sama-sama meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) guna meningkatkan porsi anggaran yang dialokasikan untuk pendidikan.

    Ia berharap melalui perpanjangan informasi dari BPKAD, bisa memudahkan niat baik ini tersampaikan lebih cepat kepada Pemerintah Kota Samarinda yang berwenang untuk pembangunan sekolah tersebut.

    “Kami berharap Pemkot Samarinda bisa lebih serius menangani masalah pendidikan ini, terutama dalam meningkatkan kualitas dan ketersediaan fasilitas pendidikan di setiap kecamatan,” pungkasnya.

    Ahmat Sopian Noor APBD PAD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Andi Harun Paparkan LKPJ 2025, Kinerja Fiskal Kuat dan IPM Samarinda Tertinggi di Kaltim

    Maret 30, 2026

    Samsun Tegaskan Polemik Bankeu Jangan Hambat Aspirasi Rakyat

    Maret 30, 2026

    Pemkot Samarinda Tawarkan Kerja Sama Pengolahan Sampah Tanpa Bebani APBD, Peran Masyarakat Jadi Kunci

    Maret 27, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Uji Coba Sistem Parkir Berlangganan Sebelum Berlaku Luas

    Maret 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda mulai melakukan penertiban terhadap pedagang di kawasan…

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Maret 31, 2026

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.