Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    536 Pengendara Ditindak pada Hari Pertama Operasi Patuh Mahakam di Samarinda

    Oktober 26, 2026

    Konflik Lahan hingga Ketimpangan Harga TBS Bayangi Pekebun Sawit Kaltim

    Oktober 26, 2026

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kasus Kebakaran di Samarinda Munculkan Regulasi Baru Penjualan BBM Eceran
    DPRD Samarinda

    Kasus Kebakaran di Samarinda Munculkan Regulasi Baru Penjualan BBM Eceran

    Adit MustafaBy Adit MustafaMei 6, 2024Updated:Mei 6, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Pom Mini (.ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kebakaran yang akhir-akhir ini terjadi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, telah menimbulkan keprihatinan yang mendalam di kalangan masyarakat Kota Tepian.

    Salah satu kebakaran disebabkan oleh penyebab yang cukup mengkhawatirkan, yaitu Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran, baik dalam bentuk botol maupun mesin pom mini BBM. Tragisnya, kejadian ini bahkan menyebabkan korban jiwa.

    Teks: Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Fuad Fakhruddin

    Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Fuad Fakhruddin kepada awak media pada Senin (6/5/2024).

    Ia mencatat bahwa serangkaian kebakaran yang terjadi telah menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk segera mengambil langkah-langkah preventif.

    Sejalan dengan upaya tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun telah mengeluarkan Surat Keterangan (SK) bernomor 500.2.1/184/HK-KS/IV/2024 yang secara tegas melarang penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran, Pertamini dan usaha sejenisnya tanpa izin di wilayah Samarinda.

    Fuad Fakhruddin menegaskan dukungannya terhadap regulasi baru ini. Menurutnya, larangan penjualan BBM eceran tidak hanya tentang menghentikan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi lebih pada jaminan keamanan dan keselamatan mereka.

    Dia menyoroti bahwa penjualan BBM, termasuk Pertamax, Pertalite dan jenis bahan bakar lainnya, seharusnya berada di bawah kewenangan Pertamina.

    “Kalau soal ekonomi, pihak Pertamina sendiri kan punya aturan, dan melalui ketentuan yang sudah menjadi kewenangan mereka untuk menjual bahan bakar minyak,” tutur Fuad.

    Dia menjelaskan bahwa meskipun Pertamina memiliki aturan yang ketat terkait penjualan BBM, namun di daerah Kalimantan, praktik penjualan BBM eceran sangat menjamur dan kurang mengindahkan standar keamanan.

    “Kalau minyak ini kan sangat rentan, sedikit saja tersulut api, akibatnya sangat besar,” terang politisi Partai Gerindra itu.

    Fuad berharap regulasi baru ini dapat mendorong para pelaku usaha BBM eceran di Samarinda untuk menghentikan praktik ilegal mereka demi mencegah terulangnya kejadian naas seperti kebakaran yang baru-baru ini terjadi.

    “Kalau masyarakat mau menjual BBM yang notabene adalah haknya Pertamina maka harus ikuti aturan Pertamina,” ujar Fuad.

    Meskipun sosialisasi telah dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama, namun Fuad menyatakan bahwa masih belum cukup efektif untuk menghentikan praktik penjualan BBM eceran ilegal.

    Dia menyebutkan bahwa keuntungan finansial yang dikejar oleh para pelaku usaha seringkali menjadi faktor penghambat dalam menaati regulasi yang ada.

    “Karena memang masih melihat keuntungan yang lebih besar makanya terus bertahan, bahkan mesin-mesin pertamini malah semakin menjamur,” ungkapnya.

    Dengan dikeluarkannya regulasi baru ini, harapannya adalah masyarakat akan lebih sadar akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan serta keselamatan bersama.

    Dengan demikian, diharapkan tragedi seperti kebakaran akibat BBM eceran dapat diminimalisir atau bahkan dihindari sepenuhnya di masa yang akan datang.

    BBM Fuad Fakhruddin Pom Mini sk
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Dorong OPD Jadi Pasar Awal Samaqua, Iswandi: Soroti Distribusi dan Harga

    Oktober 25, 2026

    Iswandi Minta Penyaluran BBM Subsidi Dibenahi Sebelum Kuota Dikurangi

    Oktober 25, 2026

    Abdul Rohim Usulkan Dana Perbaikan Infrastruktur untuk Atasi Krisis Air Bersih Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Perda Pariwisata Samarinda Ditargetkan Rampung Desember 2026

    Oktober 24, 2026

    Keterbatasan Lahan Jadi Tantangan Pembangunan 59 Kopdes di Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Pedagang Air Hitam Hampir 200, DPRD Samarinda Dorong Penataan di Bawah Diskumindag

    Oktober 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    536 Pengendara Ditindak pada Hari Pertama Operasi Patuh Mahakam di Samarinda

    AminahOktober 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 536 pengendara tercatat mendapat penindakan pada hari pertama Operasi Patuh Mahakam…

    Konflik Lahan hingga Ketimpangan Harga TBS Bayangi Pekebun Sawit Kaltim

    Oktober 26, 2026

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 26, 2026

    Sawit Topang Ekonomi Kaltim, Kebun Rakyat Baru 233 Ribu Hektare dari Total 1,4 Juta

    Oktober 26, 2026

    Orado Samarinda Jajaki Peluang Tembus Kompetisi Olahraga Tingkat Daerah

    Oktober 26, 2026
    1 2 3 … 3,408 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.