Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TKD Kaltim 2027 Hanya Rp3,1 Triliun, Jauh di Bawah Alokasi 2025

    November 6, 2026

    DPRD Sepakat Hentikan Pembangunan Pagar di Depan Ruko Pasar Pagi

    November 6, 2026

    Jaga Hutan, Masyarakat Adat Bahau Umaq Suling Rawat Warisan Leluhur

    November 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Hamas Buka-bukaan, Ini Alasan Sebenarnya di Balik Menurunnya Anggaran Beasiswa Kaltim
    DPRD Kaltim

    Hamas Buka-bukaan, Ini Alasan Sebenarnya di Balik Menurunnya Anggaran Beasiswa Kaltim

    Adit MustafaBy Adit MustafaMaret 21, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas'ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas’ud mengeluarkan pernyataan terkait alokasi Beasiswa Kaltim (BKT) tahun 2024 yang hanya dianggarkan sekitar Rp200 miliar.

    Penurunan ini menimbulkan tanda tanya di masyarakat. Beberapa pihak sangat menyayangkan keputusan tersebut.

    Hamas panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa alokasi anggaran BKT telah diputuskan dan ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim.

    Meskipun nominalnya mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, Hamas menegaskan bahwa penurunan tersebut telah melalui proses penganggaran yang sah.

    Ia menjelaskan penurunan anggaran BKT ini berkaitan dengan proses penganggaran antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD untuk tahun 2024 yang telah diselesaikan pada tahun 2023, sebelum Pj Gubernur Kalti, Akmal Malik menjabat.

    Proses ini didasarkan pada Kesepakatan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang disetujui oleh Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Isran Noor-Hadi Mulyadi.

    “Memang terkesan ada penurunan, tapi itu kan anggaran dari pemerintahan yang lalu. Tentu, kami hanya menyesuaikan dengan Badan Pengelola (BP) BKT,” jelasnya, Rabu (20/3/2024).

    “Prinsipnya kami di DPRD mandatory spending (belanja atau pengeluaran negara yang sudah diatur oleh undang-undang) saja yakni 20 persen. Jika berapapun anggaran yang diberikan, itu yang akan kami bahas,” sambung Hamas.

    Meskipun demikian, Hamas menegaskan bahwa anggaran BKT tersebut masih bersifat fleksibel dan masih berpotensi untuk naik jika pemerintah dan pengelola program BKT bersedia menambahkan pada APBD Perubahan.

    “Tugas kami hanya membahas anggaran, jika Pj Gubernur dan BP BKT sepakat untuk menambahkan, kami siap. Dan masih ada waktu hingga APBD Perubahan,” papar pria yang akrab dipanggil Hamas itu.

    Di sisi lain, Hamas juga menegaskan bahwa Pj Gubernur tidak terlibat dalam proses penganggaran beasiswa yang telah ditetapkan sebelumnya.

    Hal ini didasarkan pada usulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dibahas pada masa kepemimpinan sebelumnya.

    Program Beasiswa Kaltim sendiri telah berjalan selama lima tahun terakhir dengan anggaran yang bervariasi.

    Pada tahun 2019, anggarannya mencapai Rp165 miliar, kemudian pada tahun 2020 dan 2021 sebesar Rp163 miliar. Pada tahun 2022, anggarannya naik menjadi Rp304 miliar dan pada tahun 2023 mencapai Rp500 miliar.

    APBD BKT Hasanuddin Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    APBD Perubahan Kaltim 2026 Prioritaskan Jalan dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    September 29, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026

    Jelang Paripurna Hak Angket 13 Juli, Hamas Isyaratkan Ikuti Sikap Fraksi Golkar

    Juli 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    TKD Kaltim 2027 Hanya Rp3,1 Triliun, Jauh di Bawah Alokasi 2025

    AminahNovember 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2027 ditetapkan…

    DPRD Sepakat Hentikan Pembangunan Pagar di Depan Ruko Pasar Pagi

    November 6, 2026

    Jaga Hutan, Masyarakat Adat Bahau Umaq Suling Rawat Warisan Leluhur

    November 6, 2026

    Probebaya Perkuat Pemberdayaan Dasawisma, Bukit Pinang Serahkan Sarpras untuk Tiga Kelompok Mawar

    November 6, 2026

    Andi Harun Buktikan Inovasi Samarinda Berdampak, Efisiensi Anggaran hingga Penurunan Stunting

    November 6, 2026
    1 2 3 … 3,431 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.