Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Juli 5, 2026

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Bahan Pokok Kaltim Masih Bergantung Pasokan Sulawesi dan Jawa
    Diskominfo Kaltim

    Bahan Pokok Kaltim Masih Bergantung Pasokan Sulawesi dan Jawa

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 16, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dan Kepala Disperindagkop UKM Kaltim Heni Purwaningsih bersama para narasumber dalam Rapat Koordinasi Daerah Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di Hotel Fugo Samarinda, Kamis (16/11/2023).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim Heni Purwaningsih mengungkapkan bahwa sebagian besar kebutuhan bahan pokok di Kaltim masih mendapat suplai dari Jawa dan Sulawesi.

    Hal itu ia sampaikan pada Rapat Koordinasi Daerah Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di Hotel Fugo Samarinda, Kamis (16/11/2023).

    “Sebagian besar kebutuhan bahan pokok di Kaltim masih disuplai dari Jawa dan Sulawesi, sehingga harga dan stok barang di Kaltim dipengaruhi oleh kondisi distribusi dari kedua daerah tersebut,” tutur Heni.

    Lebih lanjut, Heni memaparkan tujuan dari rapat itu adalah untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, Perum Bulog, Satgas Pangan Polda dan para pelaku usaha.

    “Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kecukupan stok dan pasokan barang kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024,” ungkapnya.

    Ia juga menyatakan bahwa sinergi ini diperlukan untuk mengantisipasi potensi kenaikan permintaan bahan pokok, memastikan ketersediaan dan harga stabil, serta mencari solusi atas permasalahan stabilitas harga dan ketersediaan stok.

    Sebagai langkah antisipatif, Dinas Perindagkop dan UKM Provinsi Kaltim telah melakukan berbagai upaya, termasuk koordinasi dengan stakeholders, pembentukan tim monitoring harga dan stok barang kebutuhan pokok, pasar murah di lokasi padat penduduk dan operasi pasar bersama Bulog.

    “Oleh karena itu, diperlukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan pasokan dan distribusi berjalan lancar,” ujarnya.

    Pemerintah kabupaten/kota, termasuk Pemerintah Kota Samarinda telah proaktif dalam mengatasi stabilisasi harga dan distribusi barang kebutuhan pokok. Contohnya, Pemkot Samarinda menugaskan Perusda Aneka Usaha untuk bisnis usaha daging ayam broiler.

    Selain itu, Dinas Perindagkop dan UKM Provinsi Kaltim juga menjalin kerja sama perdagangan dengan provinsi lain guna memastikan pemenuhan barang kebutuhan pokok.

    Heni menyampaikan apresiasi kepada semua pihak atas partisipasinya dalam pelaksanaan pasar murah, penyediaan barang kebutuhan pokok dan penyampaian laporan harga dan stok.

    “Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para distributor barang pokok, petugas monitoring harga dan stok barang kebutuhan pokok atas kerja samanya selama ini,” ungkapnya.

    Ia juga berharap keberlanjutan kerja sama ini dapat menjaga stabilitas harga hingga Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

    “Kerja sama dengan semua pihak dalam pemantauan dan pengawasan di setiap pasar dapat menjaga kestabilan harga bahan pokok sampai Natal 2023 dan Tahun Baru 2024,” tandasnya.

    Akmal Malik Bulog HBKN Heni Purwaningsih
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kopdes Merah Putih dan BUMDes, Beriringan Fokus Lengkapi Ekonomi Desa

    Juli 1, 2026

    Heni Purwaningsih Pastikan: Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Inflasi dan Harga Barang di Kaltim

    Juni 29, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Nur AjijahJuli 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski dihadapkan pada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dan kenaikan…

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026

    Produktivitas Padi Kaltim Ditarget Naik Jadi 7 Ton per Hektare Lewat PMAAS

    Juli 5, 2026

    Pendidikan Masih Jadi Korban, Pengamat Kritik Prioritas Anggaran Pemerintah

    Juli 5, 2026
    1 2 3 … 3,192 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.