Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Angka Stunting Tinggi, Andi Harun Ajak Semua Fokus Dalam Percepatan Penurunan Stunting
    Pemkot Samarinda

    Angka Stunting Tinggi, Andi Harun Ajak Semua Fokus Dalam Percepatan Penurunan Stunting

    Adit MustafaBy Adit MustafaSeptember 30, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pentingnya upaya intensif dan fokus dari Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Samarinda untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

    Hal ini ia sampaikan saat acara penyerahan secara simbolis donasi telur sehat dari pejabat Pemerintah Kota Samarinda kepada anak-anak yang mengalami stunting di Anjungan Karamumus Kota Samarinda, Sabtu (30/9/2023).

    “Diharapkan kepada tim percepatan penurunan stunting tingkat kota agar bekerja lebih intens dan fokus agar angka tersebut dapat diturunkan memenuhi target yang telah ditetapkan,” pinta Andi Harun.

    Dia juga menekankan perlunya kerja sama lintas sektoral dari tingkat pusat hingga daerah dalam penurunan stunting. Koordinasi antarpihak menjadi prioritas utama dalam pelaksanaannya.

    “Oleh karena itu dalam dalam pelaksanaannya fungsi koordinasi harus dikedepankan,” tegasnya.

    Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda sebagai perangkat daerah teknis bertanggung jawab untuk melaksanakan program Bangga Kencana dengan baik dan terencana.

    “Pelaksanaan program Bangga Kencana harus dilakukan dengan baik, teratur, terencana dan terus menerus yang satu sama lain saling berkaitan berkesinambungan, bersinergi dan berkelanjutan,” imbuh Andi Harun.

    Orang nomor satu di Kota Samranda ini juga mengungkapkan bahwa program ini harus melibatkan seluruh potensi dari berbagai instansi, termasuk OPD, kecamatan, kelurahan, sampai RT, untuk mencapai sasaran program Bangga Kencana.

    “Tentu dengan melibatkan seluruh potensi yang ada pada OPD, kecamatan, kelurahan, bahkan RT, untuk mencapai sasaran program Bangga Kencana,” paparnya.

    Andi harun juga mengapresiasi inovasi Ayo Etam Berbagi Tigu yang dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda.

    Inovasi ini diluncurkan pada 24 Agustus lalu dan telah memberikan hasil positif dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Samarinda.

    “Saya mengapresiasi inovasi gema semesta gerakan bersama serentak mengatasi stunting itu dilakukan melalui aksi Ayo Etam Berbagi Tigu/ayo kita berbagi telur,” ujarnya.

    Harapannya, kegiatan ini dapat berlangsung secara berkesinambungan untuk memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

    “Tentu saya berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan agar sinergi dan kemudian kerja kolaboratif dapat terus digelorakan sehingga dapat memberi dampak bagi masyarakat,” harapnya.

    Diketahui, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memberikan mandat kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk memimpin upaya percepatan penurunan angka stunting pada anak-anak akibat kekurangan nutrisi.

    Target penurunan kasus stunting di Indonesia hingga tahun 2024 sebesar 14%, dengan penurunan tahunan sebesar 2,7%.

    Namun, data dari puskesmas di Kota Samarinda menunjukkan bahwa Kota Samarinda masih memiliki angka stunting sebesar 25,3%.

    Andi Harun OPD Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    SittiJuni 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ratusan karateka muda dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) memadati Gedung…

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026

    Ririn Optimistis Maratua Jazz 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata dan PAD Berau

    Juni 13, 2026

    Harga Obat Peserta JKN Tetap Terlindungi dan Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Menguat

    Juni 13, 2026
    1 2 3 … 3,142 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.