Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Kemenkum Kaltim»Harumkan Indonesia, BPHN Raih Penghargaan OGP Awards 2023
    Kemenkum Kaltim

    Harumkan Indonesia, BPHN Raih Penghargaan OGP Awards 2023

    MartinusBy MartinusSeptember 7, 202303 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Widodo Kepala BPHN saat terima penghargaan OGP 2023
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Tailin – Pemerintah Indonesia meraih penghargaan prestisius dalam Open Government Partnership (OGP) Awards 2023, Rabu (6/9/2023).

    Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas program “Perluasan Bantuan Hukum bagi Individu dan Kelompok Rentan di Indonesia” yang dijalankan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN).

    Program ini berhasil mengalahkan delapan program serupa dari negara-negara Asia Pasifik lainnya, menegaskan peran Indonesia dalam mempromosikan transparansi dan keterbukaan pemerintahan yang mendukung kelompok masyarakat rentan.

    Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Widodo Ekatjahjana mengatakan program Bantuan Hukum adalah komitmen pemerintah dalam memperluas akses keadilan, terutama bagi individu dan kelompok rentan. Selama periode 2022-2024, lebih dari 619 pemberi bantuan hukum telah terakreditasi, dan lebih dari 6.200 advokat serta 5.700 paralegal bergabung dalam jaringan ini untuk mendukung masyarakat.

    “Program Bantuan Hukum adalah bentuk komitmen dari pemerintah melalui BPHN dalam memperluas ‘access to justice’, terutama pada individu dan kelompok rentan di Indonesia,” ucapnya ketika menerima penghargaan tersebut dalam acara puncak OGP Summit 2023 di Tallin, ibu kota Estonia.

    Widodo mengungkapkan dalam upayanya mewujudkan akses keadilan bagi kelompok masyarakat rentan, pemerintah melalui BPHN telah melakukan berbagai langkah strategis. Tercatat sebanyak 619 pemberi bantuan hukum (PBH) telah terverifikasi dan terakreditasi oleh BPHN untuk periode 2022-2024. Kemudian, lebih dari 6.200 advokat dan 5.700 paralegal tergabung dalam PBH terakreditasi, membentuk jaringan yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.

    Salah satu contoh nyata dampak positif program ini adalah kisah Tajudin, seorang penjual cobek di Tangerang Selatan, yang mengalami penahanan yang tidak berdasar selama 9 bulan. Ini menggarisbawahi pentingnya bantuan hukum pemerintah dalam memperjuangkan keadilan sosial.

    “Kasus seperti Tajudin menjadi sorotan yang memperlihatkan pentingnya program bantuan hukum dari pemerintah dalam memperjuangkan keadilan sosial,” tutur Widodo.

    Pada tahun 2022, program ini telah memberikan bantuan hukum litigasi kepada 9.389 individu, termasuk perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Anggaran program ini mencapai Rp 56,3 miliar, dengan harapan dapat mencakup lebih banyak individu dan kelompok rentan.

    “Diharapkan anggaran ini dapat tersalurkan lebih luas, dan merangkul berbagai individu maupun kelompok rentan yang sering kali kesulitan mendapatkan akses keadilan,” ujar Widodo.

    Open Government Partnership (OGP) yang diprakarsai oleh Indonesia dan tujuh negara lainnya untuk mendorong pemerintahan yang transparan, partisipatif, akuntabel, dan inklusif. Keikutsertaan Indonesia dalam OGP memperkuat komitmennya untuk menghadirkan sistem hukum yang lebih inklusif dan adil bagi seluruh warga negara.

    Penghargaan ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga sebuah tonggak sejarah dalam perjuangan menuju keadilan yang merata bagi semua warga Indonesia. Program “Perluasan Bantuan Hukum bagi Individu dan Kelompok Rentan di Indonesia” menunjukkan peran penting pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang lebih berkeadilan.

    BPHN Indonesia OGP 2023
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Genjot Daya Saing Produk Desa, Kemenkum Kaltim Percepat Pendaftaran Merek Kolektif KDMP

    Januari 22, 2026

    Lantik Enam PPNS, Kemenkum Kaltim Tegaskan Peran Strategis Penegakan Perda di Kukar

    Januari 19, 2026

    Empat Notaris Pengganti Dilantik, Hanton Hazali Tekankan Tanggung Jawab Profesi

    Januari 14, 2026

    Perkuat Perlindungan KI, Kanwil Kemenkum Kaltim Raih Penghargaan Sektor Perkebunan

    Desember 16, 2025

    Hak Kreator di Mata Dunia, Indonesia Usulkan Aturan Royalti Digital Mengikat

    Desember 1, 2025

    Kemenkum Kaltim Dorong Penguatan Regulasi Daerah dan Digitalisasi Produk Hukum di Mahulu

    November 20, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.