Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026

    Sodetan KM 2 Loa Janan Ulu Terancam Timbulkan Masalah Baru, Sungai Penerima Belum Ditangani

    September 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Anjar Mengaji Ciptakan Karakter Anak di SMAN 1 Loa Kulu
    Pendidikan

    Anjar Mengaji Ciptakan Karakter Anak di SMAN 1 Loa Kulu

    AdminBy AdminJuli 23, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kegiatan SMA Negeri Satu Loa Kulu Bersama Orang Tua Siswa
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Kukar –SMA Negeri 1 Loa Kulu Kutai Kartanegara menyelenggarakan parenting skill dengan mengusung tema “Kiat Sukses Mendidik Anak Generasi Digital Yang Berakhlak Mulia dan Berprestasi” dilaksanakan di Gedung SMAN 1 Loa Kulu.

    Kegiatan tersebut dihadiri orang tua siswa dengan menghadirkan narasumber Ahli Parenting, Bimansyah,SPdi.

    “Untuk mewujudkan output yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi cerdas emosional dan spiritual diperlukan sinergitas antara orang tua dan sekolah,” ungkap Kepala Sekolah SMAN 1 Loa Kulu, Yesy Herlina, kepada MSI Group, Sabtu(22/7/2023).

    Baginya, kegiatan tersebut akan memberikan dampak positif bagi pengembangan anak usia remaja, sebab para orang tua akan tahu benar bagaimana cara mendidik anak.

    “Jika ada selama ini kita lakukan ternyata salah, maka melalui kegiatan ini, semua kekeliruan akan kita luruskan,” tuturnya kepada wali murid yang hadir.

    Menurutnya, mendidik anak terlalu keras, memarahi anak dan membentak adalah bukti dan contoh tidak baik dalam mendidik anak. Terlebih pada saat ini anak dengan zaman yang semakin canggih.

    Sehingga anak perlu dididik dengan cara yang nyaman tanpa harus adanya tekanan yang keras dari orang tua. Dengan begitu, anak merasa tidak tertekan dan tidak akan melawan orang tuanya.

    Ia menambahkan, sekolah adalah tempat mendidik anak secara formal, tapi rumah dan keluarga adalah tempat pertama dan utama dalam mendidik anak. Sehingga di rumah merupakan pertama dan utama harus diperhatikan orang tua dalam mendidik anak.

    “Semoga workshop ini memberikan pencerahan bagi kita semua dan bagi orang tua murid yang hadir,” jelasnya.

    Yessy menjelaskan acara parenting skill ini adalah bagian dari upaya sekolah untuk menanamkan pendidikan karakter di rumah. Ia percaya bahwa apa yang diajarkan di sekolah harus dapat diaplikasikan di lingkungan keluarga.

    “Siswa hanya menghabiskan waktu sekitar 8 jam di sekolah, sisanya berada di lingkungan rumah di bawah pengawasan orang tua. Ini yang perlu kita sampaikan,” ungkap Yessy.

    Menurutnya, salah satu contoh positif yang telah diterapkan di SMAN 1 Loa Kulu adanya program “Anjar Mengaji” sebelum pelajaran dimulai. Kegiatan ini memungkinkan para siswa untuk mengaji selama 30 menit sebelum belajar dimulai, dan hal ini juga dapat diterapkan di lingkungan keluarga untuk mendukung pembentukan karakter dan spiritualitas anak.

    “Kami menamkan pendidikan karakter di sekolah seperti hormat kepada guru, mengaji dan salat berjamaah. Mudah-mudah kebiasaan baik ini dapat diterapkan di rumah,” tandasnya.

    Anjar Mengaji SMAN 1 Loa Kulu Yesy Herlina
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Minta Penggunaan AI dan Gawai di Sekolah Dibatasi

    September 23, 2026

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026

    IKN Butuh Penguatan SDM, Perguruan Tinggi Kaltim Dinilai Punya Peran Strategis

    September 22, 2026

    Lemhannas Tegaskan Penggunaan AI Tidak Turunkan Kemampuan Analisis Mahasiswa

    September 22, 2026

    Distribusi Seragam Gratispol Terkendala Cuaca, 20 Persen Paket Masih Menunggu Pelayaran

    September 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    AminahSeptember 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Keberlanjutan penanggulangan HIV/AIDS di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menghadapi persoalan pembiayaan seiring…

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026

    Sodetan KM 2 Loa Janan Ulu Terancam Timbulkan Masalah Baru, Sungai Penerima Belum Ditangani

    September 23, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026
    1 2 3 … 3,360 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.