
Reporter: Eky – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Mantan Wali Kota Bontang periode 1999-2011 Andi Sofyan Hasdam secara resmi menyandang gelar Doktor Lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) di usianya 66 tahun.

Dalam disertasinya, wali kota dua periode itu mengangkat soal hubungan kadar logam berat pada lingkungan dengan kejadian penyakit autisme di tiga kota yakni Bontang, Samarinda, dan Kabupaten Bantul. Disertasi itu mengantarkan dirinya lulus dengan predikat yang sangat memuaskan dalam prosesi wisuda daring Program Pendidikan Sarjana, Magister, dan Doktor Tahap III Tahun Ajaran 2021/2022 pada Rabu (16/2/2022).
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam berharap dengan dikukuhkannya mantan Wali Kota Bontang sebagai Doktor Lingkungan bisa menjadi motivasi untuk masyarakat khususnya Kota Bontang.
“Sebelumnya alhamdulilah, bapak pembangunan kita Pak Sofyan telah resmi menyandang gelar Doktor Lingkungan,” kata Faiz sapaan akrabnya saat ditemui Insitekaltim.com di rumah jabatan Ketua DPRD Bontang, Senin (21/2/2022).
“Seperti yang kita tahu untuk menyandang gelar tersebut dibutuhkan tenaga yang cukup ekstra dalam menyelesaikannya, dengan berbagai macam penelitian dan juga metode-metode yang dilakukan di lapangan. Tentu itu diperlukan semangat dan kerja keras untuk lulus dalam tahapan itu,” tambahnya.
Dirinya juga berharap anak muda Kota Bontang dapat mencontoh Andi Sofyan Hasdam dalam ketekunan dan kerja keras untuk mencapai sesuatu yang diinginkan, meskipun di usia yang tak lagi muda.
“Saya harap beliau (Andi Sofyan Hasdam) bisa menjadi inspirasi untuk masyarakat Kota Bontang terkhususnya para kaula muda bahwa menuntut ilmu itu tidak kenal umur,” tegasnya.
Lebih jauh ia mengatakan, sebagai penyanggah ibu kota negara (IKN) ke depan, Bontang harus bisa menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
“Jangan sampai nanti IKN hadir di tengah Penajam Paser Utara (PPU) tenaga kerjanya justru malah mengambil dari Pulau Jawa atau pulau lain di luar Pulau Kalimantan dan kita jadi penonton saja,” tandasnya.

