
Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Agus Haris meminta Komisi III sebagai mitra dari Dinas Perhubungan memanggil perusahaan untuk meminta pertanggungjawaban atas kerusakan Jalan Soekarno Hatta.
“Truk bermuatan berat milik perusahaan sering melintas di Jalan Soekarno Hatta sehingga membuat kerusakan, banyak titik lubang cukup dalam sehingga menghambat kendaraan yang melintas,” kata Agus Haris saat rapat paripurna di Sekretariat DPRD Kota Bontang, Selasa (21/9/2021).
Oleh karena itu, dirinya meminta Komisi III DPRD Bontang yang merupakan mitra dari Dinas Perhubungan untuk memanggil perusahaan yang sering melintas di jalan tersebut, khususnya yang berada di Kelurahan Bontang Lestari.
“Rencananya pekan depan Komisi III panggil semua perusahaan yang memiliki kendaraan berbobot berat yang sering melintas di Jalan Soekarno Hatta. Hadirkan pimpinan perusahaan, kami siap mendiskusikan untuk meminta pertanggungjawaban atas kerusakan jalan tersebut,” ujar Agus Haris.
Akibat kerusakan jalan tersebut dirinya merasakan sendiri, jalan penuh lubang dan perjalanan menjadi lebih lama.
“Untuk menuju kantor biasanya perjalanan membutuhkan waktu hanya 25 menit, bayangkan sekarang karena jalan rusak bisa 40 menit bahkan 1 jam,” bebernya.
Meski demikian, Agus Haris mengakui kerusakan jalan yang semakin parah tersebut tidak sepenuhnya kesalahan dari perusahaan. Namun seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang juga menganggarkan perawatan Jalan Soekarno Hatta.
Menurutnya selama ini jika ada jalan yang terkelupas berapa centimeter, tidak langsung diperbaiki atau ditutup lubangnya.
“Kalau saja dari awal tahun kita anggarkan perawatan untuk jalan itu, saya yakin lubang itu tidak akan melebar,” urainya.
“Tetapi hal ini sudah terjadi, lubang di Jalan Soekarno Hatta sudah melebar, sehingga perlu solusi untuk perbaikan jalan tersebut. Saya meminta Komisi III DPRD untuk memanggil perusahaan yang berada di Kelurahan Bontang Lestari untuk melakukan rapat koordinasi,” tambahnya.

