
Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekalltim, Bontang – Legislator dari Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Sumaryono sesalkan anggaran Rp 862 juta untuk lelang detail engineering design (DED) Jalan Lingkar Tanjung Laut Indah – Bontang Kuala.

Pasalnya, proses pelelangan DED Jalan Lingkar Tanjung Laut Indah – Bontang Kuala telah berlangsung. Dimana penawaran pelelangan sudah dimulai pada 7 September 2021.
“DED Jalan Lingkar Tanjung Laut Indah – Bontang Kuala sebesar Rp 862 juta itu anggarannya masih meraba-raba, toh juga proyeknya tidak bisa dilaksanakan di tahun kepemimpinan Pak Basri,” kata Sumaryono di DPRD Kota Bontang, Selasa (7/9/2021).
Dikemukakannya, kondisi keuangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Bontang yang tergolong kecil, sulit untuk mewujudkan proyek besar tersebut.
Selain itu, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyayangkan disiapkannya anggaran untuk proyek yang belum jelas asal anggaran teknisnya.
“Lebih baik membuat program yang tidak populer tapi bermanfaat untuk masyarakat Kota Bontang daripada proyek begitu besar tapi manfaatnya belum tentu ada,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Kota Bontang, Faisal yang menyayangkan lelang Jalan Lingkar Tanjung Laut Indah – Bontang Kuala.
“Biaya untuk lelang DED Jalan Lingkar tersebut cukup besar mencapai Rp 862 juta, belum lagi proyek fisiknya sekitar Rp 400 miliar,” kata Faisal.
Lanjut Faisal, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang masih memiliki proyek serupa yang belum terselesaikan seperti DED Berbas Pantai.
Sebelumnya juga pernah dilontarkan Anggota Komisi II DPRD Kota Bontang, Bakhtiar Wakkang alias BW meminta lelang DED ditunda karena harus ada kejelasan, meskipun saat ini sudah sampai proses pelelangan.
“Saya minta dihold dulu lah, bicarakan dengan dewan uangnya dari mana nantinya, jangan sampai besar pasak daripada tiang,” kata BW.
Sementara berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Kota Bontang, Tavip Nugroho beberapa waktu lalu untuk proyek Jalan Lingkar Tanjung tersebut akan menelan dana ratusan miliar.
“Prediksi kami proyek ini akan menelan biaya kisaran Rp 400 miliar,” terangnya.
Tavip Nugroho menambahkan Dinas PUPRK hanya melaksanakan perencanaan pembangunan yang sudah tertera pada dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) untuk proses DED Jalan Lingkar Tanjung Laut Indah – Bontang Kuala.
“Soalnya ada di DPA, ya kami laksanakan, adapun anggaran dari APBD murni,” tandasnya.

