
Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam meminta kepada pemerintah untuk menyediakan stok vaksin dan tempat-tempat pelayanan vaksinasi diperbanyak.
Hal itu menanggapi adanya pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bahwa kartu vaksin akan dipergunakan untuk syarat masuk ke tempat umum dan destinasi wisata.
Ia menyebutkan jika kartu vaksin dijadikan persyaratan administrasi, maka pemerintah terlebih dahulu harus mempersiapkan stok dan tempat-tempat pelayanan vaksin agar memudahkan masyarakat mendapatkannya.
Menurutnya sebelum hal itu diberlakukan, pemerintah harus dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Minat masyarakat sebenarnya untuk mendapatkan vaksin Covid-19 cukup tinggi, namun banyak yang bingung lantaran keterbatasan tempat pelayanan dan stok vaksin yang tersedia.
“Jangan sampai dijadikan syarat sementara masyarakat yang mau vaksin bingung mau vaksin dimana,” tegas politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu.
Andi Faizal mengapresiasi jika kartu vaksin dijadikan persyaratan administrasi dalam mengunjungi tempat umum atau destinasi wisata.
Dia menilai hal tersebut merupakan langkah pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui pembentukan herd immunity.
Menurutnya jika kartu vaksin sebagai syarat administrasi maka pemerintah harus menyiapkan perlengkapan vaksin seperti vaksin dan vaksinatornya serta tempat-tempat pelaksanaan vaksinasi diperbanyak.
“Tidak hanya di tempat-tempat tertentu, tapi juga ada di apotik dan rumah sakit sehingga masyarakat mudah mendapatkan vaksin,” pungkasnya.

