
Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang meminta Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang untuk menginovasi program kerjanya yang dinilai masih monoton.
“Sangat disayangkan Disnaker Bontang sebagai salah leading sector dalam Pemerintah Kota (Pemkot), hanya memiliki program kerja yang monoton,” kata Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Maming, saat rapat kerja dengan Disnaker DPRD Kota Bontang, Selasa (3/8/2021).

Seharusnya kata Maming Disnaker sebagai salah satu leading sector dari Pemkot bisa memiliki program yang inovatif dalam peningkatan sumber daya tenaga kerja yang dapat bersaing dengan tenaga kerja dari luar.
Di sisi lain Maming yang juga Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bontang menyebutkan untuk serapan anggaran atau laporan realisasi anggaran (LRA) Disnaker mencapai 50 persen per 30 Juni 2021 dan dinilai cukup baik atau sesuai target.
Adapun anggaran yang digelontorkan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Bontang untuk Disnaker tahun ini berdasarkan realisasi tahun sebelumnya.
“Tahun ini Disnaker mendapatkan anggaran hanya Rp8,9 miliar. Anggaran itu dinilai cukup kecil dibanding anggaran organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya,” kata Maming.
Menurutnya Badan Perencanaan dan Pembangunan Penelitian Pengembangan (Bappelitbang) daerah akan mengevaluasi capai kinerja dan penggunaan anggaran setiap OPD.
“Jika program yang dikerjakan hanya itu-itu saja, otomatis oleh Bappelitbang merekomendasikan anggaran berdasarkan program tersebut alias tidak ada peningkatan,” bebernya.
Maming melanjutkan, seharusnya Disnaker memiliki usulan program kerja yang inovatif agar dapat jatah anggaran yang seimbang, sesuai dengan program kerja yang memang dibutuhkan masyarakat dalam menghadapi persaingan pasar kerja.
Misalkan katanya membuat program pelatihan untuk generasi muda Kota Bontang, sehingga setelah pelatihan melahirkan generasi yang andal, siap bekerja dan memiliki kemampuan dan keahlian yang mempuni.
“Komisi I DPRD Kota Bontang sebagai mitra meminta kepada Disnaker melakukan inovasi program kerja, melakukan peningkatan SDM,” tegas Maming.

