
Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang akan memperjuangan anggaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD).
“Kami menilai anggaran untuk Disdukcapil Kota Bontang masih minim sehingga perlu mendapatkan anggaran yang layak,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Bontang, Muslimin, Senin (2/8/2021).

Adapun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pemerintah Kota Bontang pada 2021 sekitar Rp1,3 triliun dibagi untuk 31 organisasi perangkat daerah (OPD). Termasuk Disdukcapil mendapatkan anggaran sekitar Rp9,1 miliar dari total APBD Kota Bontang.
Muslimin mengungkapkan ada beberapa anggota Komisi I yang masuk dalam badan anggaran (Banggar) sehingga bisa membantu menjembatani untuk menyampaikan pada TAPD.
Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu juga menyampaikan, kenaikan anggaran pada OPD dipengaruhi oleh realisasi serapan anggaran. Jika terserap maksimal maka peluang mendapatkan kenaikan anggaran lebih besar.
“Jika ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang tinggi, maka tidak mungkin anggaran untuk OPD tersebut dinaikkan,” jelas Muslimin.
Selama ini katanya Disdukcapil terkendala dalam merealisasikan program-programnya karena minimnya anggaran.
“Kalau dibilang kurang ya kurang, karena banyak hal yang mau dilakukan tapi anggarannya cuma sedikit,” katanya.
Diketahui bahwa serapan atau realisasi anggaran Disdukcapil hingga bulan Juli 2021 untuk keuangan mencapai 47 persen dan realisasi fisik sekitar 51 persen.

