
Reporter: Akmal – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Menyikapi konflik anak dari anggota dewan saat penertiban Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Samarinda Sani angkat bicara.
Menurutnya, situasi ini sangat berdampak bagi sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Oleh karena itu, gesekan saat penertiban tidak bisa dihindari.
Meskipun begitu Sani mengingatkan, sikap anak anggota dewan yang diketahui berasal dari Partai PKS itu dianggap tidak patut.
“Karena beliau anggota saya di Fraksi PKS , maka saya memanggil serta menasehati langsung ayah yang bersangkutan untuk bersifat lebih kooperatif kepada aparat dan lebih mengawasi usaha putranya agar ketat mengikuti protokol kesehatan,” ujar Sani dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (30/7/2021).
Sani menambahkan, bahwa dalam usaha digawangi anak-anak muda tingkat emosi masih relatif tinggi. Bagaimanapun juga harus tetap mendukung upaya petugas Satpol PP menegakkan disiplin serta peraturan.
Apalagi saat ini Satpol PP berupaya menjadi lebih humanis.
“Tapi beliau sudah tegas dan memberi nasihat kepada putra beliau. Anak yang bersangkutan meneteskan air mata dan mencium tangan ayahnya setelah itu,” pungkasnya.
