Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Juni 24, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Dewan Apresiasi Kehati-hatian Pemkot Bontang Soal Santunan Kematian
    DPRD Bontang

    Dewan Apresiasi Kehati-hatian Pemkot Bontang Soal Santunan Kematian

    SeliBy SeliJuli 29, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam saat diwawancarai oleh beberapa media usai kegiatan di ruang rapat lantai 2, Sekretariat DPRD Bontang, Kawasan Bontang Lestari, Kamis (29/7/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Nursalam mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang sangat hati-hati dalam merealisasikan program santunan kematian.

    Sempat beredar kabar bahwa program tersebut dihapuskan. Namun, politikus Partai Golongan Karya (Golkar) menilai Pemkot Bontang hanya bersikap lebih hati-hati untuk menjalankan program tersebut.

    “Apa yang dilakukan pemerintah selama ini murni kehati-hatian,” ungkap Salam kepada beberapa media usai rapat kerja Komisi II DPRD Kota Bontang dengan beberapa OPD di Ruang Rapat Lantai 2, Sekretariat DPRD Kota Bontang, Kawasan Bontang Lestari, Kamis (29/7/2021).

    Kendala pelaksanaan program tersebut dikarenakan pada sistem anggaran. Dimana anggaran santunan kematian ini masuk dalam dana tak terduga (DTT). Sehingga tidak mungkin kematian dimasukkan dalam perencanaan.

    “Santunan kematian itu anggaran kan tidak jelas, maka sekarang dimasukkan di DTT,” ucap Salam.

    Kata dia, awalnya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) telah audiensi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk merealisasikan program ini. Namun pihak BPK meminta untuk lebih hati-hati karena dikhawatirkan akan terjadi sesuatu.

    “Setelah BPKAD bersurat secara resmi ke BPK akhirnya BPK memperbolehkan dan sekarang harus ada acuannya,” jelas Salam.

    Oleh karena itu, Pemkot Bontang diharapkan segera membentuk payung hukum untuk pembayaran santunan kematian itu.

    Ia berharap Pemkot Bontang bisa segera membayarkan karena anggaran untuk santunan kematian itu ada.

    “Kita harapkan secepatnya dibayarkan tapi ya itu, pemerintah harus membuat payung hukum terlebih dahulu,” pungkasnya.

    Di akhir wawancara, Salam juga menyampaikan santunan kematian sudah ada programnya bahkan sebelum instruksi gubernur. Namun ada persyaratan khusus bagi penerima santunan tersebut.

    “Ada syarat-syarat khusus bagi penerima santunan ini,” tutup Salam.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Nur AjijahJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait kasus dugaan kawat medis tertinggal di tubuh pasien usai menjalani tindakan…

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.