
Reporter: Nuril – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Lukman mengusulkan anggaran sebesar Rp7 miliar di perubahan nanti.
Saat ini, Komisi II DPRD Kota Bontang tengah mengevaluasi penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada semester satu. Dimana setelah itu dilakukan prognosis yang akan digunakan untuk penganggaran untuk semester selanjutnya.

Adapun pencapaian serapan anggaran per 30 Juni di Sekretariat DPRD kota Bontang telah mencapai 37,99 persen untuk keuangannya. Sedangkan pekerjaan fisiknya telah mencapai 45 persen.
“Tetapi per hari ini pencapaian serapan anggaran keuangan mencapai 45,2 persen sedangkan fisiknya 53,34 persen,” ungkap Lukman kepada wartawan Insitekaltim.com usai rapat kerja dengan Komisi II DPRD kota Bontang di Ruang Rapat Lantai 2, Sekretaris DPRD Kota Bontang, Kawasan Bontang Lestari, Kamis (29/7/2021).
Kata dia, pencapaian serapan hingga 30 Juni ini bisa mencapai kurang dari 40 persen dikarenakan banyak realisasi anggaran yang jatuh pada bulan Juli dan Agustus.
Selain itu juga ada beberapa kegiatan yang terkendala pada administrasinya.
Meskipun demikian, ia optimis bisa mencapai serapan anggaran semaksimal mungkin.
“Kalau bisa serapannya paling tinggi, di atas 95 persen lah,” jelasnya.
Disamping itu, ia juga mengusulkan anggaran sebesar Rp 7 miliar pada perubahan nanti. Anggaran tersebut digunakan untuk pemeliharaan gedung DPRD, konsumsi rapat, pembayaran gaji karyawan non PNS, dan lain sebagainya.
“Rp7 miliar ini baru usulan kami saja, adapun aktualnya tergantung yang disetujui,” pungkasnya.
Ia menambahkan untuk tahun ini dari Sekretaris DPRD Kota Bontang melakukan refocusing anggaran sebesar Rp200 juta.

