Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    September 3, 2026

    Antisipasi Tribun Penuh, Borneo FC Terapkan Nomor Kursi di Stadion Segiri

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Ironi Pendidikan di Masa Pandemi
    Daerah

    Ironi Pendidikan di Masa Pandemi

    AdminBy AdminAgustus 4, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Ahmad – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Paser– Model pendidikan pada masa Covid-19 di Kabupaten Paser yang dilakukan secara online dianggap efektif untuk mencegah dan menekan penyebaran virus corona.

    Namun di sisi lain, solusi pendidikan secara daring ini masih menimbulkan persoalan. Mulai masalah kemampuan siswa membeli paket data sampai pada persoalan jaringan internet.

    Keluhan ini sempat dialami oleh wali murid sekolah SLTA yang ada di Kecamatan Kuaro.

    Salah seorang siswa mengatakan kadang kala kesulitan disebabkan karena jaringan yang tiba-tiba gangguan. Sedangkan waktu pelajaran dimulai dengan mengisi absen dan tidak boleh terlambat.

    Siswa itu membenarkan bahwa sempat gurunya mengirimkan voice note melalui grup whatsapp kelas untuk memberikan peringatan keras. Jika terlambat lagi, maka akan dikeluarkan dari group classroom di salah satu mata pelajaran.

    Murid tersebut kaget dengan hasil pesan peringatan tersebut, sehingga wali murid merasa tertekan dengan peringatan yang diberikan oleh guru tersebut.

    Ketua Lembaga Pemuda Peduli Pendidikan dan Sosial (LP3S) Ahmad Safrudin menyayangkan cara peringatan guru tersebut. Seharusnya peringatan itu tidak perlu disampaikan dengan tekanan yang terlalu tinggi, sehingga menimbulkan kegelisahan dan ketakutan pada proses pendidikan siswa.

    “Peringatan keras tanpa mendengar alasan siswa sangat tidak tepat. Hal seperti ini jangan sampai terjadi,” pintanya.

    Gangguan pelajaran daring sering terjadi pada jaringan, sehingga perlu koordinasi dan sikap mental yang lebih tenang dari para guru.

    “Pemerintah harus bisa melihat kondisi saat ini. Keluhan para orang tua dan wali murid perlu kebijakan yang bisa meningkatkan nilai pendidikan dan juga moralitas, terlebih moralitas guru,” sindirnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Wawali Dorong Pelatihan Vokasi Jadi Alternatif Pendidikan bagi Pemuda

    September 2, 2026

    Distribusi Seragam Gratis di Kaltim Ditargetkan Rampung Awal Oktober

    September 1, 2026

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    Andika SaputraSeptember 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset didorong tidak hanya digunakan untuk menangani tindak…

    Antisipasi Tribun Penuh, Borneo FC Terapkan Nomor Kursi di Stadion Segiri

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Borneo FC Samarinda Tak Pilih Kompetisi, Nabil Tegaskan Semua Ajang Dihadapi

    September 2, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan BTT Rp2,5 Miliar untuk Tangani Dampak Kekeringan

    September 2, 2026
    1 2 3 … 3,316 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.