Reporter: Nada – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Kegiatan Perayaan Natal Bersama digelar di Rumah Tahanan (Rutan) Negara Klas IIA Samarinda, Jalan Wahid Hasyim 2, Samarinda Utara, Rabu (8/1/2020).
Selain dari penghuni rutan, ada juga dari Kementerian Agama (Kemenag) Kaltim, juga ada perwakilan dari lapas lain hadir memenuhi undangan.

Menurut Kepala Divisi Permasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kaltim Kaltara Marselina Budiningsih tema acara tahun ini ‘Kita bersabar untuk semua orang’.
“Termasuk, salah satu program pembinaan kepribadian. Itu pembentukan mental dan agama,” ungkapnya yang ditemui di Rutan Klas IIA.
Marselina mengatakan anggota keluarga diundang untuk hadir.
“Sama dari tahun ke tahun. Lebaran, maulid juga kita rayakan. Karena itu termasuk dalam pembentukan kepribadian. Agar tidak berbeda dengan orang yang ada di luar,” katanya.
Ia mengaku, jika tidak merayakan, mereka akan merasa berbeda dengan masyarakat yang ada di luar.

“Sepanjang masih batas standar dan bukan penyalahgunaan aturan, tidak masalah,” sambungnya.
Lebih lanjut, para narapidana dan tahanan wajibkan mereka untuk melakukan ibadah harian itu.
“Muslim sholat lima waktu. Kalau yang Nasrani, ada di hari Minggu. Kita wajibkan itu menjadi rutinitas. Jangan masuk disini, justru tidak ada nilai lebihnya. Sama dengan mereka masih di luar. Ada absensi khusus, melakukan itu dapat poin. Termasuk juga menjadi syarat mereka untuk mendapatkan semacam integrasi remisi,” jelasnya.
Namun masih ada keterbatasan untuk agama lain seperti Hindu.
“Kita mau taruh dimana. Mungkin dalam bentuk ruang kecil seperti pura,” lanjutnya.

Kepala Keamanan Nicky Simboh Amd Ip, menuturkan bahwa acara tersebut diisi oleh warga binaan rutan.
“Acara berlangsung dengan lancar, beberapa pengisi juga dari warga binaan. Kemudian untuk melaksanakan kegiatan ini, adanya kebersamaan antar sesama sangat erat terasa karena mereka juga gotong royong untuk mempersiapkan semuanya. Tidak memandang suku, ras, ataupun agama, saling membantu. Nilai toleransinya tinggi,” pungkasnya.
