Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aliansi Masyarakat Kaltim Kritik Kebijakan Pemprov, Soroti Dugaan Dinasti Politik

    April 21, 2026

    Kapolda Kaltim Tegaskan Aksi Terkendali, Peringatkan Penyampaian Aspirasi Harus Elegan

    April 21, 2026

    Gubernur Kaltim Bungkam Usai Aksi Seharian, Langsung Tinggalkan Kantor Tanpa Pernyataan

    April 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ujian Nasional Dihapus, Ini Pendapat Ketua Komisi IV DPRD Kaltim
    DPRD Kaltim

    Ujian Nasional Dihapus, Ini Pendapat Ketua Komisi IV DPRD Kaltim

    AdminBy AdminDesember 15, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Hilda – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Sebagaimana ramai diberitakan terkait penghapusan ujian nasional oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim. Dimana nantinya ujian nasional berbentuk  Asesmen Kompetensi Minimum, dan akan diberlakukan di tahun 2021.
    Terkait hal tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kaltim,H. Rusman Ya’qub, saat dikonfirmasi via telpon selulernya, Sabtu (14/12/2019). Ia mengatakan bahwa penghapusan ujian nasional merupakan kebijakan Nasional yang sudah dianggap menjadi sebuah keputusan, dan daerah akan ikut saja.
    “Jadi yang menjadi persoalan, jangan jadikan pendidikan sebagai ajang uji coba kebijakan, dan korbannya bukan siapa-siapa, anak didik kita,” sindirnnya.
    “Kalau mau jujur anak didik kita semestinya memang harus bisa menciptakan ruang kompetisi, seperti apa nantinya tidak harus dimaknai  sebagai ujian nasional yang penting dari mereka bisa berkompetisi,”ucapnya
    Unas kalau melihat efek positifnya dapat melahirkan ajang kompetisi dalam meraih sebuah tujuan akhir, mungkin masalahnya perlu adanya perbaikan sistem. Kenapa harus diperbaiki sistemnya agar melahirkan kompetisi yang benar-benar mendidik, dan betul-betul objektif nilainya.
    “Jangan Unas dijadikan ajang untuk merebut ataupun meraih predikat dan prestasi daerah, dengan kelulusan 100% dan lain sebagainya,” ungkapnya.
    Lebih lanjut, Ia mengatakan, jangan nanti ujung-ujungnya nilai jadi sebuah hal keharusan  untuk di dongkrak. Selama ini,yang terjadi seperti ini, karena keinginan di setiap daerah, bahwa ujian nasional menjadi formalitas akhirnya jadi pengaturan nilai,” terangnya.
    Sebenarnya sistem kompetisi yang tidak sehat harus dirapikan, adanya evaluasi, jangan sampai ada sistem kompetisi yang menciptakan kepalsuan. Anak didik kita harus diajarkan kompetisi yang sehat, agar ada daya juang untuk selalu semangat berkompetisi,” tegasnya.
    Ia menambhakan bahwa kalau Unas diganti pada intinya setuju, namun diharapkan tidak menghilangkan daya juang anak-anak untuk berkompetisi dalam meraih prestasi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    DPRD Kaltim Setujui Tuntutan, Ribuan Massa Lanjutkan Aksi ke Kantor Gubernur

    April 21, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Kenaikan BBM Non-Subsidi Picu Efek Berantai, DPRD Samarinda Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan

    April 20, 2026

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    April 20, 2026

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aliansi Masyarakat Kaltim Kritik Kebijakan Pemprov, Soroti Dugaan Dinasti Politik

    Andika SaputraApril 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) bersama mahasiswa menyampaikan kritik terhadap kebijakan…

    Kapolda Kaltim Tegaskan Aksi Terkendali, Peringatkan Penyampaian Aspirasi Harus Elegan

    April 21, 2026

    Gubernur Kaltim Bungkam Usai Aksi Seharian, Langsung Tinggalkan Kantor Tanpa Pernyataan

    April 21, 2026

    Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, BEM FISIP Unmul Desak Evaluasi Pemprov dan DPRD

    April 21, 2026

    Aksi di Depan Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Massa Lempari Aparat hingga AWC Diturunkan

    April 21, 2026
    1 2 3 … 3,065 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.