Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Oktober 1, 2026

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Tingkatkan Swasembada Pangan, Seno Gaungkan Pembangunan Sistem Irigasi
    DPRD Kaltim

    Tingkatkan Swasembada Pangan, Seno Gaungkan Pembangunan Sistem Irigasi

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 1, 202303 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mengajak para petani lokal untuk meningkatkan kualitas pangan lokal guna bersaing dengan daerah lain dan mengurangi ketergantungan pada impor beras.

    “Kita tidak bisa terus bergantung dengan daerah lain seperti Sulawesi, Jawa, atau daerah lainnya,” tuturnya di di Gedung E DPRD Kaltim, Selasa (31/10/2023).

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pangan dengan memanfaatkan sepenuhnya potensi tanah yang luas dan subur di Kalimantan Timur.

    “Kita harus meningkatkan kualitas pangan sendiri dengan memanfaatkan potensi lahan Kaltim yang luas dan subur,” imbuh politikus Partai Gerindra itu.

    Upaya untuk meningkatkan kualitas pangan juga melibatkan kerja sama dengan kementerian pertanian, yang telah memberikan bibit sesuai dengan kondisi tanah di Kaltim.

    “Kita juga harus memberikan perlakuan yang tepat kepada tanah di daerah, agar hasilnya maksimal,” imbuhnya

    Perlakuan yang tepat terhadap tanah dan perluasan area persawahan menjadi fokus untuk mencapai swasembada pangan di Kaltim.

    “Kita juga harus mencetak sawah yang baik dan memperbesar area persawahan. Ini semua untuk mencapai swasembada pangan di Kaltim,” tutur Seno.

    Kerja sama ini juga mendapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Budi Satrio, yang memberikan bantuan kepada 1.000 petani di Kaltim. Seno Aji menyebut ini sebagai simbiosis mutualisme yang positif.

    “Bersyukur Pak Budi Satrio yang membidangi pertanian di DPR RI. Beliau peduli dengan petani Kaltim dan memberikan aspirasinya untuk membantu petani kita. Ini adalah simbiosis mutualisme yang bagus,” ujarnya.

    Pemerintah daerah dan pusat juga telah memprioritaskan pembangunan bendungan dan embung di beberapa lokasi di Kaltim, seperti Marangkayu, Samarinda, dan Kutai Kartanegara.

    Ini bertujuan untuk menyediakan air irigasi yang berkelanjutan bagi petani, mengingat pengaruh musim kemarau yang panjang terhadap hasil panen di Kaltim.

    “Kami tahu bahwa musim kemarau yang panjang ini sangat berpengaruh terhadap hasil panen di Kaltim,” papar Seno.

    Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya untuk memiliki sistem irigasi yang selalu memiliki pasokan air yang tersedia setiap saat. Dengan fokus utama memprioritaskan pembangunan bendungan dan embung irigasi tersebut.

    “Makanya kita harus punya irigasi yang setiap saat ada airnya. Bendungan dan embung menjadi prioritas kita untuk mewujudkannya,” jelasnya.

    Dengan langkah-langkah ini, ia berharap hasil pangan di Kaltim akan meningkat dari tahun ke tahun. Data statistik telah menunjukkan kenaikan hasil gabah di Kutai Kartanegara dari tahun 2022 ke 2023.

    Hal tersebut menjadi bukti awal keberhasilan program-program ini meskipun ada penurunan produksi gabah akibat musim kemarau.

    Semua upaya ini diarahkan untuk mengurangi ketergantungan pada impor beras dan memastikan ketersediaan pangan lokal yang berkualitas di Kalimantan Timur.

    “Ini menunjukkan bahwa program yang kita canangkan sudah mulai menunjukkan hasilnya. Meskipun ada penurunan produksi gabah di akhir tahun ini karena musim kemarau, tapi kita optimis tahun depan akan lebih baik lagi,” tandas Seno.

    Sebagai informasi, produksi gabah di Kaltim telah mengalami penurunan sebesar 2,15 persen dibandingkan dengan tahun 2022. Hal ini telah mengakibatkan Kaltim tetap tergantung pada impor beras dari daerah lain, terutama Jawa.

    DPRD Kaltim Seno Aji Swasembada Pangan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Ratu ArifanzaOktober 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kota Samarinda berpeluang mendapatkan dukungan anggaran dari APBN 2027 untuk pengembangan transportasi…

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,370 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.