Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol
    Nasional

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    R’syaBy R’syaMei 22, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat menghadiri IPA CONVEX (Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition) 2026 di Tangerang, Rabu, 20/5/2026 (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Tangerang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah mulai mendorong percepatan transisi energi. Salah satunya melalui program mandatori E10 dan E20 dengan mencampurkan etanol ke dalam bahan bakar bensin.

    Politisi Fraksi Golkar itu mengaku, kebutuhan bensin nasional saat ini mencapai 39 hingga 40 juta kiloliter per tahun. Dimana sekitar 20 juta kiloliter masih dipenuhi lewat impor.

    “Sebagian impor itu akan kita konversi ke etanol,” katanya saat menghadiri IPA CONVEX (Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition)
    2026 di Tangerang, Rabu, 20 Mei 2026 lalu.

    Ia mengungkapkan, konsumsi BBM nasional saat ini mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara lifting minyak masih berada di bawah 600 ribu barel per hari, jauh dari kebutuhan nasional. Indonesia masih harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

    “Kondisi ini tidak bisa dibiarkan terus. Kita harus mencari alternatif energi lain dan tidak boleh hanya bergantung pada energi fosil,” tegasnya.

    Bahlil menginginkan IPA dapat berkontribusi lebih besar lagi terhadap pengembangan bisnis energi nasional. Ia menyadari, konflik di Timur Tengah antara Israel dengan Lebanon, serta ketegangan Israel dan Amerika Serikat melawan Iran belum juga mereda. Sementara di Eropa, perang Rusia dan Ukraina terus berlangsung tanpa kepastian akhir.

    Situasi itu pun memicu guncangan geopolitik dan geoekonomi global yang berdampak kepada hampir seluruh negara, tak terkecuali Indonesia.

    “Politik global sekarang penuh ketidakpastian. Bukan hanya negara yang sedang berperang, tapi hampir semua negara ikut terdampak,” tuturnya.

    Namun dirinya menyebut Indonesia masih mampu mencatat pertumbuhan ekonomi yang kuat, yakni pada kuartal I 2026, ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen dengan inflasi terjaga di angka 2,4 persen. Capaian itu disebut menjadi salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20.

    Baginya, pencapaian tersebut tak lepas dari kontribusi besar sektor energi, khususnya industri hulu migas yang terus menopang penerimaan negara, menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi nasional melalui efek berganda.

    “Kita harus akui, sektor energi dan pengusaha hulu migas punya kontribusi besar terhadap APBN dan pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.

    Ia juga mengatakan di 2026 Indonesia sudah tidak lagi mengimpor solar biasa, kecuali solar berkualitas tinggi seperti C51. Bahlil memberi peringatan keras kepada perusahaan yang sudah mengantongi izin konsesi migas namun belum menjalankan proyeknya.

    “Kami minta tolong, semua yang sudah mendapatkan izin konsesi dan POD-nya selesai, segera dieksekusi. Jangan ditahan-tahan,” pintanya.

    Ia meyakini, peningkatan lifting migas nasional harus menjadi agenda bersama agar target produksi 900 ribu barel per hari dapat tercapai. Oleh sebab itu, ia meminta SKK Migas terus melakukan pembenahan regulasi agar proses investasi dan produksi tidak terhambat birokrasi.

    “Kalau ada staf di bawah yang bikin lambat, ganti orangnya. Jangan bikin pusing. Tapi kalau pengusahanya yang nakal, juga harus ditertibkan. Kita butuh semua berjalan baik,” ucapnya.

    Dalam kesempatan itu, Bahlil turut menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produksi migas, terutama di Kalimantan Timur yang mayoritas sumurnya sudah tua. Salah satu potensi besar yang kini menjadi harapan baru nasional berada di Blok Ganal dengan cadangan gas diperkirakan mencapai 5 hingga 7 triliun kaki kubik (TCF). Blok tersebut akan dikelola perusahaan migas asal Italia, Eni.

    Ia juga mengingatkan agar SKK Migas dan seluruh KKKS membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah, baik gubernur, bupati maupun wali kota karena kolaborasi pusat dan daerah menjadi kunci agar investasi energi berjalan cepat dan tidak terhambat di lapangan.

    “Semua harus bergandengan tangan menyelesaikan persoalan energi nasional ini. Kita tidak boleh jalan sendiri-sendiri,” pungkasnya.

    Bahlil Lahadalia Menteri ESDM Migas SKK Migas
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026

    Kemnaker Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Gelombang Green Jobs dan Era Digital

    April 28, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    R’syaMei 22, 2026

    Insitekaltim, Tangerang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah mulai…

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026

    Bapenda Samarinda Ingatkan ASN Jadi Garda Terdepan Edukasi BPHTB dan Layanan Pajak

    Mei 22, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026
    1 2 3 … 3,102 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.