Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jalan Pengalih Perdau-Tepian Langsat Resmi Beroperasi, Gubernur Tagih Jalur Pengganti 14 Km

    Agustus 20, 2026

    13 Kelurahan di Samarinda Rawan Pangan, GPM Jadi Intervensi Pemerintah

    Agustus 20, 2026

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Agustus 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»13 Kelurahan di Samarinda Rawan Pangan, GPM Jadi Intervensi Pemerintah
    Ekonomi

    13 Kelurahan di Samarinda Rawan Pangan, GPM Jadi Intervensi Pemerintah

    R’syaBy R’syaAgustus 20, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Warga berbelanja sejumlah bahan pangan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis, 20/8/2026. (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 13 kelurahan di Kota Samarinda masuk dalam data kerawanan pangan 2025. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menjadikan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai salah satu intervensi untuk mendekatkan akses bahan pangan pokok kepada masyarakat di wilayah tersebut.

    Teks: Warga berbelanja sejumlah bahan pangan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis, 20/8/2026. (Insitekaltim/R’sya)

    Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Samarinda Aji Syarifah Zulaeha mengatakan, Kelurahan Selili menjadi salah satu wilayah yang telah mendapat intervensi melalui GPM.

    “Tahun ini intervensinya salah satunya Kelurahan Selili sudah gerakan pangan murah di tanggal 5-6 Agustus 2026 lalu,” ujarnya saat kegiatan GPM di DKPP Samarinda, Jalan Biola, Kamis, 20 Agustus 2026.

    Ia menyebut, pelaksanaan GPM di tingkat kelurahan dilakukan berdasarkan permintaan dari masing-masing wilayah dan melalui verifikasi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh DKPP.

    Komoditas yang disediakan dalam GPM terutama bahan pangan pokok, seperti beras dari Bulog, minyak goreng dan gula. Sejumlah komoditas lainnya juga dijual dengan harga yang lebih terjangkau.

    Untuk telur, harga lokal kecil dipatok Rp48 ribu per piring, lokal besar Rp55 ribu hingga Rp58 ribu per piring, sedangkan telur Omega Rp65 ribu per piring. Di lapak lainnya, terdapat promo kemerdekaan yang menawarkan telur Rp58 ribu per piring dari harga normal Rp71 ribu per piring.

    Sementara itu, harga beras SPHP dipatok Rp60 ribu, Minyak Kita Rp31 ribu untuk kemasan dua liter, ayam Rp36 ribu, serta bawang Rp24 ribu.

    Selain GPM, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan pangan dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut menyasar sekitar 54.636 kepala keluarga (KK) di Samarinda.

    Bantuan berupa beras tersebut akan disalurkan untuk periode Juli, Agustus dan September. Setiap keluarga penerima mendapat 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram untuk tiga bulan.

    “Di bulan September akan turun bantuan pangan dari pusat kurang lebih 54.636 KK. Itu untuk beras selama tiga bulan, Juli, Agustus, September. Satu bulannya 10 kilo, totalnya 30 kilo,” jelasnya.

    Sekretaris DKPP Kota Samarinda Dwi Rahmi Adiaty menuturkan, untuk tingkat dinas, rangkaian GPM berlangsung selama dua hari, 19-20 Agustus 2026. Sebelumnya, GPM juga telah digelar di Kelurahan Selili pada 13 Agustus 2026.

    Di sisi lain, kondisi pertanian turut menjadi perhatian. Ia mengaku sejumlah petani padi saat ini telah memasuki masa panen. Namun, kekeringan mulai terjadi dan berdampak terutama terhadap komoditas hortikultura.

    “Untuk saat ini padi, teman-teman petani sudah banyak yang panen, tapi memang kekeringan sudah terjadi terutama di hortikultura,” katanya.

    Rangkaian GPM di lingkungan DKPP Samarinda hari ini turut diisi jalan sehat dan berbagai perlombaan dalam rangka HUT ke-81 RI. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpegawai.

    Selain menyediakan pangan dengan harga terjangkau, DKPP Samarinda juga membawa kampanye “Stop Boros Pangan” untuk mendorong masyarakat lebih bijak dalam mengonsumsi dan mengelola pangan.

     

    Aji Syarifah Zulaeha DKPP Samarinda Gerakan Pangan Murah GPM HUT RI Ke- 81
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Deni Usul Pengelolaan Hulu Diperkuat untuk Antisipasi Limpasan Air ke Samarinda

    Agustus 19, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Izin MBLB Bisa 400 Hari, Aktivitas Tambang Tanpa Izin Masih Ditemukan

    Agustus 18, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    Upacara HUT ke-81 RI di Samarinda Berjalan Lancar, Yosua Laden Apresiasi Paskibraka

    Agustus 17, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jalan Pengalih Perdau-Tepian Langsat Resmi Beroperasi, Gubernur Tagih Jalur Pengganti 14 Km

    R’syaAgustus 20, 2026

    Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud meminta PT Kaltim Prima Coal (KPC) segera…

    13 Kelurahan di Samarinda Rawan Pangan, GPM Jadi Intervensi Pemerintah

    Agustus 20, 2026

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Agustus 20, 2026

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,286 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.