Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    Juli 9, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    APBD Jadi Batu Sandungan, Kenaikan Gaji Ribuan Pasukan Kuning Samarinda Belum Pasti

    Juli 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»100 Hari Kerja Wali Kota Bontang Berdayakan UMKM
    Diskominfo Bontang

    100 Hari Kerja Wali Kota Bontang Berdayakan UMKM

    SeliBy SeliAgustus 5, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Wali Kota Bontang Basri Rase saat ditemui beberapa media usai acara di Pendopo Rumah Jabatan, Jalan Awang Long, Rabu (4/8/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Duet pemimpin Bontang, Basri Rase dan Najirah telah mencapai 100 hari kerja per 3 Agustus 2021. Dalam 100 hari kerja itu, keduanya telah melakukan kebijakan pemberdayaan terhadap usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

    Melalui kebijakan mereka pemberdayaan UMKM di Kota Bontang mulai hidup kembali.

    “Melalui kebijakan-kebijakan yang sudah saya keluarkan, kelompok-kelompok UMKM akan hidup kembali dalam mengembangkan usahanya,” kata Basri di Bontang, Rabu (4/8/2021).

    Dia mencontohkan kebijakan menggunakan produk lokal kepada PNS Bontang. Strategi ini sangat diharapkan bakal dapat mengangkat perekonomian daerah dan meningkatkan pendapatan para pelaki UMKM Kota Taman.

    Selain itu juga kebijakan lain yakni kebijakan moratorium terkait perizinan toko-toko modern ditiadakan. Kecuali jika toko modern itu menggandeng UMKM lokal dalam memperjual belikan produknya.

    “Moratorium terkait perizinan pasar modern seperti Alfamart dan Indomaret tidak diberikan izin terkecuali menggandeng usaha lokal,” tegasnya.

    Wali Kota Bontang yang juga Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bontang itu, mengeluarkan kebijakan terhadap PNS di Kota Bontang agar berbelanja kebutuhan sehari-hari di warung kecil. Tujuannya untuk menghidupkan UMKM masyarakat Kota Bontang.

    Kemudian jika organisasi perangkat daerah (OPD) kedatangan tamu dari luar daerah biasanya memberikan cinderamata, maka cinderamata tersebut dibeli dari produk UMKM lokal.

    Kebijakan lain, Basri mengimbau kepada pegawai di instansi Pemerintah Kota Bontang untuk menggunakan baju seragam buatan lokal. Hal itu untuk menjalankan roda perekonomian para pelaku usaha UMKM dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

    “Itulah beberapa kebijakan yang sudah dilakukan untuk sementara di 100 hari kerja. Kalau berupa kegiatan kan mengacu pada rencana anggaran tahun lalu,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Perluas Akses Internet, Diskominfo Bontang Tambah 50 Titik Wi-Fi Gratis

    Oktober 31, 2024

    Daripada ke Media Sosial, Warga Bontang Kini Bisa Lapor ke SP4N-LAPOR!

    September 11, 2024

    BLT Dampak Kenaikan BBM, Basri Rase Yakini Bantuan Tepat Sasaran

    September 7, 2022

    Basri Rase Pesan, Masyarakat Bontang Tumbuhkan Sifat Gotong Royong

    Agustus 17, 2022

    Gelar Operasi Ketupat Mahakam 2022, Polres Siapkan 4 Posko Pengamanan Mudik

    April 22, 2022

    Wacana Alih Fungsi Rumah Sakit Tipe D, Tunggu Restu Kejari

    April 20, 2022
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    Nur AjijahJuli 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso menyebut, indeks risiko…

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    APBD Jadi Batu Sandungan, Kenaikan Gaji Ribuan Pasukan Kuning Samarinda Belum Pasti

    Juli 9, 2026

    Aturan Pusat Kaku, Fraksi PDI-P Kaltim Protes Daerah Dilarang Adakan Pupuk dan Alsintan

    Juli 9, 2026

    MotoGP Jerman 2026 Bergulir, Selisih 25 Poin Warnai Perebutan Puncak Klasemen

    Juli 9, 2026
    1 2 3 … 3,202 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.