Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Wisatawan Asing Samarinda Hanya Tempat Transit, Pemkot Lebih Serius Mengelola Sektor Wisata
    Daerah

    Wisatawan Asing Samarinda Hanya Tempat Transit, Pemkot Lebih Serius Mengelola Sektor Wisata

    MartinusBy MartinusMei 31, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pariwisata Kota Samarinda masih belum secara maksimal mendapat perhatian dari pemerintah kota, baik secara pengelolaannya maupun fasilitas yang dimiliki, sehingga kesulitan ditawarkan kepada wisatawan

    Ditegaskan Ketua Biro Organisasi DPD Kalimantan Timur Himpunan Pramuwisata Indonesia yang juga Dewan Adat Awang Dayang Maharaja Sakti Kalimantan Timur, Awang Jumri, S.Pd, kepada insitekaltim, Jumat (31/5/2019) di D’kopi Jalan Juanda Samarinda .Dia  mengungkapkan Samarinda selama ini hanya menjadi tempat transit bagi wisatawan untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi wisata daerah lain.

    “Sebagai pemandu wisata yang setiap hari dalam tugasnya berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara/domestik, saya sering mendengar dari mereka. Samarinda hanya merupakan transit menuju kabupaten kota lain yang memang sudah terkenal tempat wisata seperti di Kabupaten Kutai Timur,” ungkap Jumri sapaan akrabnya kepada insitekaltim.

    Menurutnya, pemerintah kota harus lebih memperhatian okyek wisata yang sudah ada maupun yang belum tersedia. Samarinda harus lebih banyak berbenah di sektor pariwisata karena ia menilai banyak potensi yang dapat digali di Samarinda objek pariwisatanya yang sangat banyak.

    “Padahal kita punya banyak tempat wisata yang dinilainya sangat berpotensi dan bisa dikembangkan untuk menjadi obyek wisata dan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), diantaranya Desa Budaya Pampang, Kampung Tenun, Taman Borneo, Rumah Ulin, Salma Shofa, Islamic Center, Mahakam Lampion Garden, Kapal Susur Sungai , Pura Jagat Hita Karana, Budhist Center (Vihara Maitreya), Masjid Shiratal Mustaqiem, Air Terjun Tanah Merah, Air Terjun Berambai, Puncak Batu Putih Samarinda, Taman dan Museum Samarendah yang terbaru ini sering menarik wisatawan mampir apalagi saat malam hari menikmati pesona Air Mancur Taman Samarendah,” jelasnya.

    Awang Jumri, berharap kepada pemerintah agar lebih serius memperhatikan pada pembangunan sektor wisata. Selain, mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk mendorong kesadaran warga Samarinda terhadap potensi wisata yang dimiliki

    “Pemerintah seharusnya lebih masif membangun sektor wisata baik itu dari pembangunan Infrastruktur, juga dibangun cagar wisatanya, sehingga orang Samarinda jadi rasa memiliki sebagai tuan rumah destinasi wisata itu sehingga kemauan merawat potensi wisata juga besar,” ungkap Jumri.

    Lebih lanjut, Jumri berharap dengan program pariwisata yang dapat didorong menjadi salah satu sektor yang dapat menghasilkan pendapatan asli daerah di Kota Samarinda dan juga akan berdampak besar bagi masyarakat di sekitaran objek wisata .

    “Ya kita semua berharap sektor pariwisata akan lebih banyak juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Samarinda sendiri dan juga untuk PAD Samarinda pastinya,” pungkasnya. (Renalt)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.