Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Warga Diimbau Tidak Mendekat Saat Kebakaran, Kepala Damkar Samarinda Minta Beri Ruang Petugas
    Samarinda

    Warga Diimbau Tidak Mendekat Saat Kebakaran, Kepala Damkar Samarinda Minta Beri Ruang Petugas

    RidhoBy RidhoMaret 25, 2026Updated:Maret 25, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Samarinda, Hendra, saat memberikan imbauan kepada masyarakat (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Samarinda Hendra mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran saat proses pemadaman berlangsung.

    Imbauan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan petugas dapat bekerja secara optimal di lapangan.

    Hendra menyampaikan, masih banyak masyarakat yang berkerumun di sekitar lokasi kebakaran, baik dengan alasan membantu maupun sekadar menonton. Padahal, kondisi tersebut justru dapat menghambat proses penanganan kebakaran.

    “Ya selayaknya masyarakat yang tidak ahli dalam menangani kebakaran, tidak usah mendekat ke lokasi. Biarkan relawan dan petugas Damkar bekerja, beri ruang agar kami bisa leluasa,” ujar Hendra Rabu, 25 Maret 2026.

    Menurutnya, keberadaan warga di area kebakaran sangat berisiko. Selain mengganggu akses petugas, masyarakat juga terancam bahaya dari material bangunan yang dapat jatuh sewaktu-waktu akibat kobaran api.

    “Dikhawatirkan kalau terlalu dekat bisa terjadi kecelakaan, misalnya tertindih balok, tertimpa genteng, atau seng yang terbang. Masyarakat tidak memiliki alat pelindung diri seperti petugas,” jelas Hendra.

    Ia menambahkan, petugas Damkar telah dibekali perlengkapan keselamatan seperti helm dan baju tahan api dalam menjalankan tugasnya. Sementara itu, masyarakat umum tidak memiliki perlindungan tersebut sehingga sangat rentan terhadap risiko.

    Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat bahwa kebakaran merupakan situasi darurat yang berbahaya, bukan untuk dijadikan tontonan.

    “Kebakaran itu mendatangkan bahaya, bukan tempat untuk ditonton. Jangan menghalangi, dan kalaupun ingin melihat, sebaiknya dari jarak aman,” tegasnya.

    Ia berharap masyarakat dapat berperan dengan cara yang tepat dalam situasi kebakaran, yakni dengan tidak mendekat, tidak menghalangi akses petugas, serta memberikan ruang bagi Damkar dan relawan untuk bekerja secara maksimal.

    Dengan demikian, proses pemadaman dapat berjalan lebih cepat dan risiko kecelakaan bagi warga maupun petugas dapat diminimalkan resikonya.

    disdamkar Hendra Kebakaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026

    Suara Lantang Koalisi Pers Kaltim, Kebebasan Pers Pilar Utama Informasi Publik

    Mei 4, 2026

    Pemkot Samarinda Ajak Kadin Perkuat Peran Strategis Dorong Ekonomi dan Kendalikan Inflasi

    Mei 2, 2026

    Kadin Samarinda Dorong Sinergi Pemerintah dan UMKM Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    Mei 2, 2026

    Tragis di Balik Magang: Siswa di Samarinda Meninggal Mendadak Usai Keluhkan Sepatu Sempit

    Mei 1, 2026

    Perempuan Pekerja Samarinda Angkat Suara: Diskriminasi, Upah Murah, hingga Kekerasan Masih Jadi Realita

    Mei 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Ratu ArifanzaMei 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang padat dan gaya hidup serba cepat, banyak orang…

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.