Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Setujui Tuntutan, Ribuan Massa Lanjutkan Aksi ke Kantor Gubernur

    April 21, 2026

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    April 21, 2026

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Walikota Bontang Ajak Pakai Tas Ramah Lingkungan Dari Bahan Bekas
    Advertorial

    Walikota Bontang Ajak Pakai Tas Ramah Lingkungan Dari Bahan Bekas

    MartinusBy MartinusMei 1, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Foto : Walikota Bontang, Neni Moernaeni gunakan tas ramah lingkungan

    Insitekaltim,Bontang – Walikota Bontang, Neni Moernaeni terus mengajak masyarakat Bontang untuk menjaga lingkungan, terutama untuk mengurangi sampah plastik, hal itu juga telah tertuang pada Peraturan Pemerintah Kota Bontang , Perwali nomor 30 tahun 2018 tanggal 28 Oktober 2018 tentang penggunaan produk plastik sekali pakai.

    Peratutan tersebut telah diterapkan diseluruh toko moderen dan beberapa pusat perbelanjaan di Kota Bontang sejak 1 april 2019. Pasar modern di kota Bontang kompak tidak lagi memberikan kantung plastik sekali pakai.
    Walikota Bontang, Neni Moernaeni mengaku pemkot juga telah mempromosikan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) kepada masyatakat, tidak hanya mensosialisakan lingkungan yang sehat dan hidup yang sehat namun juga mengajak masyarakat mengurangi sampah plastik di Kota Bontang.
    “Salah satu mempromosikan masyarakat sehat, melalui tas ramah lingkungan yang tidak sekali pakai, bukan hanya dari tas Germas saja namun barang bekaspun bisa jadi tas yang ramah lingkungan,” ujar Neni pada Selasa (30/4/2019).

    Menurutnya, baju atau kain bekas yang tidak terpakai bisa di jadikan tas ramah lingkungan yang juga fashion, kini di Kota Bontang sudah banyak yang menggunakan pakaian bekas jadi tas yang ramah lingkungan.

    “Tas ramah lingkungan yang tidak sekali pakai, bisa dari karung goni, celana bekas, baju bekas, yang cantik dan fashion,”ucapnya.

    Neni mengaku, tidak mudah merubah kebiasan masyarakat namun hal tersebut tetap terus dilakukan secara bertahap, dengan terus mengedukasi masyarakat untuk menggunakan tas ramah lingkungan.
    ” Saya menghimbau kepada masyarakat Bontang untuk mengurangi sampah plastik, dan tidak menggunakan tas sekali pakai, dan juga botol plastik, akan lebih mudah jika kita membawa dari rumah dan tidak membeli, “harapnya (yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Setujui Tuntutan, Ribuan Massa Lanjutkan Aksi ke Kantor Gubernur

    Andika SaputraApril 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) melanjutkan aksi…

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    April 21, 2026

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,064 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.