Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kabut Asap Makin Parah, Sekolah Samarinda Beralih ke PJJ Mulai Hari Ini

    September 17, 2026

    Peringatan Harhubnas 2026, Keselamatan Transportasi Jadi Prioritas

    September 17, 2026

    Penataan Pasar Pagi Didorong Pulihkan Aktivitas Perdagangan, Pedagang Diberi Ruang Bergabung

    September 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Walikota Bontang Ajak Pakai Tas Ramah Lingkungan Dari Bahan Bekas
    Advertorial

    Walikota Bontang Ajak Pakai Tas Ramah Lingkungan Dari Bahan Bekas

    MartinusBy MartinusMei 1, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Foto : Walikota Bontang, Neni Moernaeni gunakan tas ramah lingkungan

    Insitekaltim,Bontang – Walikota Bontang, Neni Moernaeni terus mengajak masyarakat Bontang untuk menjaga lingkungan, terutama untuk mengurangi sampah plastik, hal itu juga telah tertuang pada Peraturan Pemerintah Kota Bontang , Perwali nomor 30 tahun 2018 tanggal 28 Oktober 2018 tentang penggunaan produk plastik sekali pakai.

    Peratutan tersebut telah diterapkan diseluruh toko moderen dan beberapa pusat perbelanjaan di Kota Bontang sejak 1 april 2019. Pasar modern di kota Bontang kompak tidak lagi memberikan kantung plastik sekali pakai.
    Walikota Bontang, Neni Moernaeni mengaku pemkot juga telah mempromosikan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) kepada masyatakat, tidak hanya mensosialisakan lingkungan yang sehat dan hidup yang sehat namun juga mengajak masyarakat mengurangi sampah plastik di Kota Bontang.
    “Salah satu mempromosikan masyarakat sehat, melalui tas ramah lingkungan yang tidak sekali pakai, bukan hanya dari tas Germas saja namun barang bekaspun bisa jadi tas yang ramah lingkungan,” ujar Neni pada Selasa (30/4/2019).

    Menurutnya, baju atau kain bekas yang tidak terpakai bisa di jadikan tas ramah lingkungan yang juga fashion, kini di Kota Bontang sudah banyak yang menggunakan pakaian bekas jadi tas yang ramah lingkungan.

    “Tas ramah lingkungan yang tidak sekali pakai, bisa dari karung goni, celana bekas, baju bekas, yang cantik dan fashion,”ucapnya.

    Neni mengaku, tidak mudah merubah kebiasan masyarakat namun hal tersebut tetap terus dilakukan secara bertahap, dengan terus mengedukasi masyarakat untuk menggunakan tas ramah lingkungan.
    ” Saya menghimbau kepada masyarakat Bontang untuk mengurangi sampah plastik, dan tidak menggunakan tas sekali pakai, dan juga botol plastik, akan lebih mudah jika kita membawa dari rumah dan tidak membeli, “harapnya (yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kabut Asap Makin Parah, Sekolah Samarinda Beralih ke PJJ Mulai Hari Ini

    AminahSeptember 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap yang menyelimuti Samarinda makin memburuk. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 pada…

    Peringatan Harhubnas 2026, Keselamatan Transportasi Jadi Prioritas

    September 17, 2026

    Penataan Pasar Pagi Didorong Pulihkan Aktivitas Perdagangan, Pedagang Diberi Ruang Bergabung

    September 17, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026
    1 2 3 … 3,346 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.