Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Angkutan Umum Samarinda Ditargetkan Beroperasi April 2027, Ini Dua Rute Disiapkan

    November 2, 2026

    Grand City Samarinda Pastikan Jalan Tetap Dibuka 24 Jam, Delapan Kesepakatan Diklaim Terpenuhi

    November 2, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Pengembangan Perumahan Grand City, Minta Pengembang Mitigasi Banjir

    November 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Visi Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur, Edward: Melalui Pembangunan Agribisnis dan Agro Industri
    Advertorial

    Visi Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur, Edward: Melalui Pembangunan Agribisnis dan Agro Industri

    AdminBy AdminMaret 11, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nanda – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Sangatta – Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda ), Pemerintah Kutai Timur, Rabu (11/3/2020) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dan Forum Perangkat Daerah (FPD) Kabupaten Kutai Timur Tahun 2020, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kompleks Perkantoran Pemkab Kutim, Bukit Pelangi Sangatta.

    Kepala Bappeda Kutim, Edward Azran, menyebutkan jika dalam menentukan arah pembangunan di tahun 2021 mendatang, Pemerintah Kutim menghadapi sejumlah tantangan serius baik dari lokal maupun tantangan yang menjadi isu global. Jika tantangan tersebut tidak menjadi perhatian dan tidak mendapatkan jalan keluar, maka tentu akan menjadi penghambat terwujudnya target visi dan misi Pemkab Kutim yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutim 2016-2021.
    “Dalam penyusunan RPJMD Kutim tahun 2016-2021, visi yang di emban yakni terwujudnya kemandirian Kutai Timur melalui pembangunan agribisnis dan agro industri, berlandaskan pada lima misi yang menjadi fokus dalam pembangunan Kutim. Yakni Fokus Sumber Daya Manusia (SDM), Fokus Daya Saing Ekonomi, Fokus Infrastruktur, Fokus Lingkungan Hidup dan Fokus Tata Kelola Pemerintahan,” ungkapnya dihadapan peserta dan undangan forum.
    Lebih lanjut Edward menerangkan, bahwa dalam perjalanannya tematik pembangunan Kutim sejak tahun 2017 hingga saat ini dan pada tahun 2021 mendatang, masing-masing memiliki program pembangunan yang fokus dan terarah, serta target yang harus dicapai.

    “Pada tahun 2017, Pemkab Kutim fokus pada peningkatan pelayanan dasar dan infrastruktur pedesaan. Kemudian di tahun 2018, Pemkab Kutim fokus pada peningkatan produksi pangan dan komoditas potensi unggulan. Di tahun 2019 lalu, Pemkab Kutim fokus pada program pemantapan produksi pangan dan komoditas unggulan. Sementara di tahun ini, Pemkab Kutim fokus pada upaya peningkatan nilai tambah komoditas unggulan,”ucapnya
    Sedangkan di tahun 2021 mendatang, Pemkab Kutim fokus pada program peningkatan produk unggulan yang memiliki daya saing. Hal ini sebagaimana yang tersusun pada RKPD Kaltim tahun 2021, yakni menumbuhkan industri hilir yang mendukung ekonomi kerakyatan dan ekonomi kawasan.
    “Sesuai dengan RKP 2021 Nasional, yakni meningkatkan industri dan pariwisata di berbagai wilayah, didukung oleh investasi,” ungkapnya.
    Ditambahkan oleh Edward, bahwa sejumlah tantangan menghadang Kutim, baik secara regional, tingkat Kaltim dan global. Mulai dari adanya perang dagang antara Cina melawan Amerika, merebaknya wabah virus corona, hingga peran Tiongkok yang cukup besar dalam peta ekspor Kaltim, 28 persen dari total non migas dapat menahan prospek pertumbuhan ekonomi Kaltim dalam jangka menengah.
    “Ini tentu mempengaruhi tiga komoditas unggulan Kutim, yakni Minyak dan Gas (Migas), Batubara dan Sawit,”ujarnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Perkuat Mitigasi Bencana, Kecamatan Samarinda Utara Sosialisasikan Prosedur dan Jalur Evakuasi

    November 2, 2026

    Pemkot Samarinda Matangkan Pengisian Sembilan Jabatan Strategis, BKPSDM Fokus Pemetaan Talenta ASN

    November 2, 2026

    Ini Strategi DLH Samarinda untuk Penilaian Adipura

    November 2, 2026

    APBD Samarinda 2027 Diperketat, Andi Harun Hapus Anggaran Baju Dinas dan Konsumsi Rapat

    November 2, 2026

    Rumah Oksigen Hadir di Makroman, Ibu Hamil dan Anak Terdampak Karhutla Jadi Perhatian

    November 2, 2026

    Dari Pemulung Menjadi Mitra Pemilah, DLH Samarinda Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah

    November 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Angkutan Umum Samarinda Ditargetkan Beroperasi April 2027, Ini Dua Rute Disiapkan

    AminahNovember 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Warga Samarinda ditargetkan mulai memiliki pilihan angkutan umum baru pada 1 April…

    Grand City Samarinda Pastikan Jalan Tetap Dibuka 24 Jam, Delapan Kesepakatan Diklaim Terpenuhi

    November 2, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Pengembangan Perumahan Grand City, Minta Pengembang Mitigasi Banjir

    November 2, 2026

    Karhutla Samarinda Belum Mereda, 347 Kejadian Tercatat hingga Awal November

    November 2, 2026

    BMKG Catat 45 Hari Tanpa Hujan di Kukar, Ini Prakiraan Awal November

    November 2, 2026
    1 2 3 … 3,422 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.