Insitekaltim, Samarinda – Rinda Wahyuni Andi Harun menutup masa kepemimpinannya sebagai Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2022–2026 dengan catatan prestasi membanggakan.
Di bawah kepemimpinannya, PERWOSI Kaltim berhasil meraih Juara III Lomba Senam Kreasi tingkat nasional pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PERWOSI 2025 di Jakarta, sebelum estafet kepemimpinan diserahkan kepada Sri Lestari Nusyirwan melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) IX di Aula TP PKK Kota Samarinda, Jumat, 31 Juli 2026.
Rinda mengatakan Musprov bukan sekadar agenda memilih ketua baru, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun arah pengembangan PERWOSI ke depan.
Selama empat tahun memimpin, PERWOSI Kaltim aktif mengembangkan berbagai program olahraga perempuan. Salah satunya senam bersama yang rutin digelar setiap Minggu pagi di halaman Kantor KONI Kaltim dan diikuti anggota organisasi, komunitas perempuan, hingga masyarakat umum.
Selain itu, pembinaan tenis lapangan juga dilaksanakan setiap Selasa dan Sabtu sebagai upaya meningkatkan kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan.
Tak hanya fokus pada olahraga, organisasi tersebut juga menjalankan berbagai kegiatan sosial, seperti pembagian takjil dan bantuan sembako saat Ramadan, santunan anak yatim, bakti sosial, seminar pemberdayaan perempuan, hingga kegiatan edukasi yang mendorong peningkatan kualitas hidup perempuan melalui olahraga.
PERWOSI Kaltim juga aktif berpartisipasi dalam berbagai agenda tingkat daerah maupun nasional, mulai dari peringatan Hari Ibu, Hari Ulang Tahun Provinsi Kaltim, kegiatan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW), Rakernas PERWOSI, pencanangan Pelatda PON XXI, seminar pengembangan kapasitas perempuan, hingga penyelenggaraan Senam Poundfit.
Menurut Rinda, keberhasilan meraih Juara III Lomba Senam Kreasi pada Rakernas PERWOSI 2025 menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan prestasi di tingkat nasional.
“Prestasi ini bukan milik satu orang, tetapi hasil kerja keras seluruh pengurus, anggota, pelatih, serta dukungan berbagai pihak yang selama ini bersama-sama membesarkan PERWOSI Kalimantan Timur,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PERWOSI provinsi maupun kabupaten/kota, KONI Kaltim, Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Pemerintah Kota Samarinda, BKOW, sponsor, relawan dan seluruh mitra organisasi yang selama ini mendukung berbagai program PERWOSI.
Meski mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama masa kepemimpinannya, Rinda optimistis fondasi yang telah dibangun dapat menjadi bekal bagi kepengurusan berikutnya.
“Saya berharap kepengurusan selanjutnya dapat meneruskan program-program yang sudah berjalan, menghadirkan inovasi baru dan membawa PERWOSI Kaltim semakin maju, profesional, berprestasi, serta semakin dicintai masyarakat,” harapnya.
Pada Musprov IX tersebut, Sri Lestari Nusyirwan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PERWOSI Kaltim periode 2026–2030. Dalam sambutan perdananya, ia mengapresiasi dedikasi Rinda yang dinilai berhasil membawa organisasi berkembang dan menorehkan prestasi.
“Saya tidak menggombal, tetapi memang faktanya sudah terbukti. Prestasi PERWOSI pada kepemimpinan Bu Rinda tahun 2022 sampai 2026 nyata dan bisa kita lihat bersama,” pujinya.
Sri Lestari menegaskan kepengurusan baru membutuhkan kerja sama seluruh pengurus agar PERWOSI terus berkembang sebagai wadah yang mendorong perempuan hidup sehat melalui olahraga.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Tanpa kerja sama semuanya tidak akan berarti apa-apa. Mari kita bersama-sama membesarkan PERWOSI untuk kemajuan perempuan Kalimantan Timur,” pungkasnya.

