Insitekaltim,Samarinda – UPTD Pelatihan Koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Timur mengadakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Usaha dan Kelembagaan Koperasi Angkatan 5 yang bertajuk “Manajemen Usaha Koperasi”.
Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari, 11 – 13 Juni 2024, bertempat di UPTD Pelatihan Koperasi, Disperindagkop Kaltim, Jalan DI Panjaitan Nomor 03, Samarinda.
Kepala UPTD Pelatihan Koperasi Dinas Perindagkop dan UKM Provinsi Kaltim Zainuddin Panani membuka acara ini dengan penuh semangat. Dalam kesempatan ini, turut hadir Ketua Pelaksana Eka Sarjana Bhakti, Kepala Seksi Pelatihan UKM Apriani Kartinosa serta Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Disperindagkop UKM Kaltim Syahrani.
Ketua Panitia Eka Sarjana Bhakti menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengurus serta pengelola koperasi dalam menerapkan praktik bisnis yang sehat dan modern.
“Peserta pelatihan ini adalah para pengurus koperasi di Samarinda, dengan total peserta sebanyak 30 orang,” jelas Eka Sarjana Bhakti, Selasa (11/6/2024).
Sementara itu, Zainuddin Panani mewakili Kepala Disperindagkop UKM Kaltim Heni Purwaningsih menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan koperasi.
Ia menyebutkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta pengetahuan tentang tata cara berorganisasi dalam koperasi, memberikan inspirasi kepada peserta agar memiliki pemahaman yang benar tentang perkoperasian serta memanfaatkannya untuk pengembangan kelembagaan dan usaha koperasi.
“Peningkatan kualitas SDM merupakan modal utama dalam pembangunan nasional,” tegas Zainuddin Panani.
Lebih lanjut, Zainuddin juga menekankan pentingnya pembangunan SDM yang terintegrasi dengan pengembangan teknologi dan digitalisasi.
Ia mendorong peserta untuk selalu beradaptasi dan meningkatkan kemampuan diri guna mengikuti perkembangan regulasi koperasi yang dinamis serta memanfaatkan teknologi.
“Peserta diharapkan mampu mengikuti perkembangan regulasi koperasi yang dinamis serta memanfaatkan teknologi, memberikan motivasi dan solusi dalam kegiatan usaha koperasi,” tambahnya.
Koperasi, sebagai wadah perjuangan ekonomi rakyat, dituntut untuk berperan aktif dalam pembangunan dan pengembangan potensi ekonomi anggota dan masyarakat. Sebagai soko guru perekonomian Indonesia, koperasi terbukti mampu bertahan dan berdiri kokoh saat krisis ekonomi menerpa.
Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam pengembangan koperasi di Benua Etam serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui penguatan kapasitas pengurus dan pengelola koperasi.

