Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Soroti Izin MBLB Bisa 400 Hari, Aktivitas Tambang Tanpa Izin Masih Ditemukan

    Agustus 18, 2026

    Kesbangpol Samarinda Ingatkan Parpol Hindari Hoaks dan Isu SARA yang Bisa Picu Perpecahan

    Agustus 18, 2026

    Emosi Ibu Berpengaruh pada Karakter Anak, Praktisi Hipnoterapi Ingatkan Pentingnya Kelola Perasaan

    Agustus 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sekda Tekankan Pembenahan Sistem Rujukan RSUD, Cegah Pasien Terombang-ambing
    Diskominfo Kaltim

    Sekda Tekankan Pembenahan Sistem Rujukan RSUD, Cegah Pasien Terombang-ambing

    AbdiBy AbdiFebruari 4, 2026Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni (Insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sistem rujukan kesehatan harus segera dibenahi secara total guna memastikan masyarakat tidak lagi mengalami kebingungan atau harus menjalani proses pemindahan rujukan yang berulang-ulang. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni.

    Ia mengatakan ketepatan proses rujukan merupakan fondasi utama dalam pelayanan kesehatan publik. Menurutnya, rujukan yang diberikan harus benar-benar disinkronkan dengan kompetensi serta klasifikasi rumah sakit yang menjadi tujuan pasien.

    Jika koordinasi dari fasilitas kesehatan tingkat pertama tidak akurat, maka kualitas pelayanan dan kenyamanan pasien akan langsung merosot.

    “Rujukan itu harus berdasarkan kompetensi rumah sakit. Jangan sampai pasien sudah dirujuk, tetapi kemudian dikoreksi karena tidak sesuai layanan yang tersedia,” ungkapnya Rabu, 4 Februari 2026.

    Sekda menjelaskan, salah satu penyebab pasien merasa terombang-ambing adalah kurangnya integrasi data antar fasilitas kesehatan. Padahal, esensi dari sistem layanan kesehatan adalah mempermudah akses dan mempercepat penanganan medis bagi masyarakat.

    Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Daerah (Pemda) terus mendorong RSUD agar mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem digital dipandang sebagai instrumen transparansi yang vital, di mana ketersediaan layanan hingga jumlah ruang rawat inap yang kosong dapat dipantau secara real-time oleh faskes pengirim maupun masyarakat luas.

    “Dengan sistem yang terbuka, fasilitas kesehatan bisa langsung melihat rumah sakit mana yang sesuai kompetensinya dan masih memiliki kapasitas layanan,” jelasnya.

    Lanjutnya, Sri Wahyuni mengingatkan penguatan sistem rujukan tidak boleh berdiri sendiri tanpa diiringi peningkatan kompetensi internal rumah sakit.

    Ia menegaskan bahwa kepemilikan alat kesehatan (alkes) yang canggih hanyalah satu sisi dari koin pelayanan, sisi lainnya yang tidak kalah penting adalah kehadiran tenaga medis atau dokter ahli serta lingkungan layanan yang memenuhi standar baku.

    “Tidak cukup punya alat, tapi dokter dan lingkungannya juga harus memenuhi syarat. Kalau tidak, klasifikasi layanan tidak akan tercapai,” katanya.

    Selain itu, pembenahan ini juga memiliki dimensi ekonomi yang krusial bagi rumah sakit daerah. Penurunan kompetensi atau klasifikasi layanan akan berdampak langsung pada besaran kontribusi pembiayaan dari BPJS Kesehatan.

    Hal ini tentu menjadi ancaman bagi stabilitas finansial RSUD yang diharapkan mampu mandiri sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

    “Kalau layanan berkurang, kontribusi BPJS juga ikut menurun, padahal rumah sakit diharapkan mampu menopang operasionalnya melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” pungkasnya.

    Melalui upaya perbaikan sistem rujukan dan peningkatan kualitas layanan ini, Sri Wahyuni berharap seluruh RSUD di Kaltim mampu bertransformasi menjadi institusi kesehatan yang lebih tertib, memberikan rasa nyaman bagi pasien, dan konsisten dalam mengutamakan kebutuhan medis masyarakat.

     

    JKN Kesehatan Rumah sakit Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Gaya Hidup Holistik Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Agustus 9, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Cara Sederhana Menikmati Air Putih dengan Rasa yang Lebih Segar, Infused Water Jadi Pilihan

    Agustus 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Soroti Izin MBLB Bisa 400 Hari, Aktivitas Tambang Tanpa Izin Masih Ditemukan

    R’syaAgustus 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Proses perizinan pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di Kalimantan Timur…

    Kesbangpol Samarinda Ingatkan Parpol Hindari Hoaks dan Isu SARA yang Bisa Picu Perpecahan

    Agustus 18, 2026

    Emosi Ibu Berpengaruh pada Karakter Anak, Praktisi Hipnoterapi Ingatkan Pentingnya Kelola Perasaan

    Agustus 18, 2026

    Suparno Dorong Pembangunan Samarinda Terus Dilanjutkan, Sebut Wajah Kota Mulai Berubah

    Agustus 18, 2026

    Wahyu Hernaningsih Dorong Perempuan Kaltim Kelola Emosi dan Kesehatan Mental, Bidik Zero Stunting

    Agustus 18, 2026
    1 2 3 … 3,282 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.