Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Three In One untuk Guru Gaptek
    Diskominfo Bontang

    Three In One untuk Guru Gaptek

    AdminBy AdminOktober 2, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Saparudin Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Bontang Saat memberi keterangan pers di Autis, Jumat(2/10/2020)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang Saparudin mengatakan tidak ada program khusus untuk guru yang gagap teknologi (gaptek). Hal itu disampaikannya saat pemberian piagam penghargaan dan SK tim penyusun LKS untuk SMP di Aula Autis Center Bontang.

    “Tidak ada program khusus untuk guru yang gagap teknologi,” ungkapnya kepada insitekaltim.com Jumat (2/10/2020).

    Menurut Saparudin, guru yang tidak bisa menggunakan teknologi akan didampingi oleh temannya yang bisa teknologi.

    “Kami namakan dengan program three in one. Artinya satu guru yang gaptek didampingi dua guru yang bisa teknologi,” terang Saparudin.

    Sebelumnya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni sudah memberikan bantuan laptop untuk guru. Bantuan tersebut bertujuan mewujudkan Kota Bontang sebagai smart city.

    “Ibu wali kota sudah memberikan laptop satu orang satu laptop, jadi saya rasa tidak ada guru di Bontang yang gaptek. Kalaupun ada itu sedikit sekali,” kata Saparudin.

    Sementara itu, dilansir Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui laman pusdatin.kemendikbud.go.id, kompetensi guru dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK) masih rendah.

    Jumlah guru yang akrab dengan teknologi tak sampai 50 persen dari total guru yang ada. Itu terlihat dari pemetaan teranyar yang pusdatin lakukan.

    Pemetaan tersebut mengadopsi sistem yang diterapkan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Yakni ada empat level.

    Level 1, ICT literasi (kemampuan untuk menggunakan teknologi digital) atau literasi teknologi informasi dan komunikasi.

    Hasil pemetaan mereka, dari 28 ribu guru ternyata yang menguasai level 1 yang lolos baru 46 persen. Level 2, guru yang sudah mampu mengoperasikan dan mengaplikasikan dengan mudah hanya 14 persen yang lolos.

    Level 3 adalah level ketika guru sudah bisa membuat konten sendiri. Dan level 4 guru sudah mampu menjadi trainer.

    Disdik Bontang Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    SintaOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan enam langkah strategis untuk membenahi tata kelola…

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026

    Dishub Samarinda Bidik PAD Lewat Nama Halte

    Oktober 16, 2026

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,389 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.