Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tiga Rekrutan Baru Borneo FC dan Ambisi Menembus Empat Kompetisi Musim 2026/2027

    September 1, 2026

    Atasi Antrean Panjang, Dishub Samarinda Berlakukan Nomor Antre Solar Subsidi

    September 1, 2026

    Tetapkan Darurat Kekeringan di Samarinda, BPBD Waspadai Karhutla dan Ancaman ISPA

    September 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Hiburan»Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana
    Hiburan

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    IraBy IraJuli 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ruang Ekraf, Temindung Creative Hub di eks Bandara Temindung (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Awang Khaliq mengatakan, sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif di Kalimantan Timur (Kaltim), Temindung Creative Hub (TCH) di kawasan eks Bandara Temindung terus dikembangkan.

    Meski telah rutin dimanfaatkan berbagai komunitas, sejumlah sarana dan prasarana dinilai masih perlu dilengkapi agar fungsi ruang kreatif tersebut semakin optimal.

    Ia mengatakan, kebutuhan terbesar saat ini berada pada kelengkapan fasilitas pendukung, khususnya untuk subsektor musik dan ruang pamer.

    Menurutnya, studio musik yang tersedia sudah dapat digunakan untuk proses rekaman.

    Namun masih kekurangan sejumlah peralatan penunjang seperti perangkat mastering, sound system, mikrofon, hingga perlengkapan audio lainnya.

    “Banyak yang masih perlu dibenahi, terutama sarana dan prasarana. Studio musik sudah ada, tetapi peralatan mastering, sound system, mikrofon, dan perlengkapan lainnya masih belum lengkap,” ujarnya ditemui di Temindung Creative Hub, Samarinda, Rabu, 15 Juli 2026.

    Selain itu, penataan ruang di dalam gedung juga terus disesuaikan agar lebih efektif. Salah satunya dengan memindahkan ruang tunggu ke sisi bangunan. Sehingga area utama dapat difungsikan, sebagai ruang pamer karya seni, termasuk untuk memajang lukisan dan hasil karya kreatif lainnya.

    Meski masih membutuhkan penyempurnaan fasilitas, aktivitas di Temindung Creative Hub terus berjalan. Setiap hari, ruang tersebut dimanfaatkan oleh berbagai komunitas kreatif untuk pelatihan maupun kegiatan pengembangan kapasitas.

    Salah satunya adalah pelatihan subsektor fesyen yang bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), meliputi pelatihan menjahit dan desain busana.

    Awang menilai ,subsektor seni pertunjukan memiliki efek berganda terhadap perkembangan ekonomi kreatif karena mampu mendorong tumbuhnya subsektor lain seperti musik, desain, hingga fesyen.

    Untuk mendukung aktivitas komunitas, Dispar Kaltim, juga menjalankan program Ruang Ekraf Pekan yang digelar rutin setiap akhir bulan.

    Program tersebut memberikan ruang bagi komunitas untuk menampilkan karya sekaligus menggelar berbagai kegiatan kreatif.

    Selain menyediakan lokasi, pemerintah juga memberikan dukungan anggaran secara terbatas sesuai kemampuan daerah.

    “Kami membantu tempat dan sebagian pendanaan. Misalnya kebutuhan kegiatan Rp150 juta, kami mungkin membantu sekitar Rp30 juta, sementara sisanya kami dorong agar dicari melalui sponsor seperti BI, Bankaltimtara, BUMD, maupun pihak lainnya,” jelas Awang.

    Ia berharap, pola kolaborasi tersebut dapat membuat komunitas ekonomi kreatif semakin mandiri, tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kalimantan Timur.

     

    Awang Khaliq Dispar Kaltim Temindung Creative Hub (TCH)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Luruskan Mitos Medis, Ini Bahaya Plastik Panas hingga Refleks Pencernaan

    September 1, 2026

    Baru Dibuka, Fasilitas Teras Samarinda Tahap II Sudah Ada yang Hilang

    Agustus 31, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Istri Wagub Kaltim Bagikan 500 Masker dan Siapkan Bantuan Relawan

    Agustus 31, 2026

    Efisiensi Anggaran Jadi Kunci Pembangunan Empat Fasilitas Kesehatan di Samarinda

    Agustus 31, 2026

    ISPA Samarinda Naik 22 Persen pada Agustus, Dinkes Ingatkan Warga Waspada di Tengah Musim Kering

    Agustus 31, 2026

    Dewan Dorong Layanan Kesehatan Naik Kelas, Fasilitas Terus Diperkuat

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tiga Rekrutan Baru Borneo FC dan Ambisi Menembus Empat Kompetisi Musim 2026/2027

    Ratu ArifanzaSeptember 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Borneo FC Samarinda terus mematangkan skuad untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027 yang…

    Atasi Antrean Panjang, Dishub Samarinda Berlakukan Nomor Antre Solar Subsidi

    September 1, 2026

    Tetapkan Darurat Kekeringan di Samarinda, BPBD Waspadai Karhutla dan Ancaman ISPA

    September 1, 2026

    Karhutla Samarinda Capai 127 Kejadian, Luas Lahan Terbakar Tembus 211 Hektare

    September 1, 2026

    Jukir Liar Menjamur di Sekitar Masjid Raya, Dishub Soroti Kebiasaan Parkir

    September 1, 2026
    1 2 3 … 3,313 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.