Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Oktober 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Target 2030 Bebas SBS, Sekda Sri : Kendala Jadikan Ikon
    Diskominfo Kaltim

    Target 2030 Bebas SBS, Sekda Sri : Kendala Jadikan Ikon

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaNovember 18, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berkomitmen untuk melakukan stop buang air besar sembarangan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menyebutkan menjaga kebersihan nantinya juga akan berpengaruh kepada penurunan angka stunting yang saat ini menjadi isu penting untuk ditangani.

    “Pemprov Kaltim berkomitmen untuk menurunkan stunting termasuk dari penyelesaian permasalahan seperti buang air besar sembarangan,” kata Sri Wahyuni saat menghadiri Dialog Membangun Komitmen Bersama Menuju Provinsi Kalimantan Timur Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) Tahun 2024 di Pendopo Odah Etam Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada pada Senin, (18/11/2024).

    Sekda Sri menyebutkan Kaltim masih memiliki berbagai kendala yang dihadapi. Hal ini meliputi tiga aspek utama yaitu infrastruktur yang belum memadai, kurangnya penyediaan air bersih dan kultur masyarakat yang menyatu dengan sungai ataupun kali.

    Kaltim menargetkan 2030 bebas SBS 100 persen. Namun menuju ke sana, masih banyak kendala yang harus dihadapi.

    “Kendala kami menuju 2030 bebas SBS 100 persen itu, salah satunya kultur kehidupan sungai atau kali,” ungkap Sri.

    Karena itu Sri mengusulkan agar jamban-jamban di sungai yang menjadi kultur kehidupan masyarakat sungai diubah ke dalam bentuk sebuah ikon atau dimuseumkan seperti Kota London yang menghidupkan kotak telepon tanpa dipergunakan.

    “Dulu jamban sungai dan rumah tangga tidak terpisahkan namum karena dinamika, perilaku hidup yang sehat tidak lagi dipergunakan sebagai jamban oleh masyarakat. Mengingatkan peradaban kultur masyarakat yang dulu berinteraksi dengan sungai,” paparnya lebih dalam.

    Pada kesempatan itu, Sekda Sri juga mengapresiasi beberapa kabupaten dan kota di Kaltim yang berhasil mencapai 100 persen bebas SBS.

    “Tidak mudah mendapatkan 100 persen, kita beri tepuk tangan,” tutupnya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur Jaya Mualimin melaporkan terdapat 3 kota dan 1 kabupaten yang berhasil mencapai 100 persen bebas SBS sedangkan 6 lainnya belum mencapai 100 persen.

    “Kota Bontang, Kabupaten Berau, Kota Samarinda dan Kota Balikpapan. Sisanya menjadi PR karena belum mencapai 100 persen SBS,” ujarnya.

    Stop buang besar sembarangan akan menjadi indikator penurunan angka stunting. SBS akan berkaitan dengan sanitasi dan air bersih.

    Dinkes Kaltim Jaya Mualimin SBS Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Tiga Bulan Tersisa, Kepala Dinkes Kaltim Baru Dihadapkan Sejumlah Persoalan Kesehatan

    September 29, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    AminahOktober 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemasangan patok batas jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)…

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Oktober 5, 2026

    HUT ke-81 TNI, Prajurit Diminta Tak Hanya Kuasai Alutsista tapi Juga Taat Hukum

    Oktober 5, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,374 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.