Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Tangani Inflasi dengan Penguatan Koordinasi
    Daerah

    Tangani Inflasi dengan Penguatan Koordinasi

    MartinusBy MartinusMei 16, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    INSITEKALTIM SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan  langkah-langkah penanganan inflasi   harus dilakukan dengan penguatan koordinasi antarpemangku kepentingan. Pengendalian inflasi dimaksudkan dalam upaya stabilisasi harga, pengelolaan pasokan dan distribusi pangan dengan tetap memperhatikan kesejahteraan petani, antara lain melalui kerja sama dengan Bulog dan pihak-pihak terkait.
    “Pengendalian inflasi daerah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat merupakan tugas kita bersama yang harus secara intensif dilakukan bersama antara pemprov, pemerintah kabupaten/kota, perbankan, Satgas Pangan, TNI/Polri serta stakeholder terkait,” kata Awang Faroek Ishak saat membuka  High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kaltim menjelang  Ramadan Hari  Idul Fitri 1439 H dan Idul Adha yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (16/5/2018).
    Dikatakan, dukungan dari Bank Indonesia juga sangat diharapkan untuk memperkuat kebijakan dan koordinasi untuk memastikan ketersediaan, kecukupan serta keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat khususnya selama hari besar keagamaan nasional, khususnya memasuki bulan Ramadan
    “Langkah-langkah yang potensial dilakukan adalah dengan memastikan ketersediaan dan kecukupan cadangan pangan strategis, menyelenggarakan pasar murah dan operasi pasar, bersama Satgas Pangan melakukan monitoring kewajaran stok pangan di gudang-gudang secara berkala dan bersama tokoh masyarakat, para ulama dan tokoh agama menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak.
    “Mari bekerja sama, bekerja ikhlas dan bekerja cerdas dalam upaya kita bersama melakukan tugas-tugas pengendalian inflasi di daerah,” ujarnya.
    Gubernur mengharapkan TPID Provinsi Kaltim harus merumuskan roadmap pengendalian inflasi daerah dengan memperhatikan sinkronisasi roadmap inflasi dengan program pengembangan ekonomi daerah yang dituangkan dalam RPJMD Kaltim.  Hal ini dilakukan sebagai salah satu wujud komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan strategi pengendalian inflasi.
    “Pemerintah daerah juga akan menyiapkan rumusan terobosan kebijakan yang diperlukan untuk mengatasi inefisiensi dalam tata niaga disertai alokasi anggaran yang memadai dalam APBD  meliputi pengembangan inovasi kerjasama antar daerah (KAD) untuk memitigasi inefisiensi distribusi barang,” ujarnya.
    Selama ini, kata Awang Faroek   distribusi barang/komoditas paling banyak terjadi satu arah sehingga biaya logistik dibebankan kepada harga komoditas yang dijual di daerah tujuan. Untuk memitigasi hal ini perlu adanya  KAD agar distribusi barang terjadi dua arah sehingga dapat menekan biaya logistik.
    “Oleh karena itu, diharapkan Bank Indonesia dapat menginisiasi kajian pemetaan surplus defisit sebagai dasar pelaksanaan KAD, mengaktifkan rumah pangan kita sebagai jaringan distribusi yang diintegrasikan dengan jalur tol laut dan jalur darat,” ujar Awang Faroek. (mar/sul/adv)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    AminahSeptember 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penyempitan pembuluh darah merupakan kondisi yang perlu diwaspadai karena prosesnya dapat berlangsung…

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Fuel Card Samarinda Belum Diberlakukan, 4.900 Kendaraan Masih Terblokir

    September 22, 2026

    Kawasan Hutan Kaltim Capai 8 Juta Hektare, Polhut Masih Kekurangan Personel

    September 22, 2026
    1 2 3 … 3,358 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.