Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Matangkan Persiapan Porprov, KONI Samarinda Butuh Anggaran Tembus Rp10 Miliar

    Juli 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Tambal Sulam Tak Selesaikan Masalah, Jembatan Mahakam Ulu Kembali Diprotes Warga
    Pemerintah

    Tambal Sulam Tak Selesaikan Masalah, Jembatan Mahakam Ulu Kembali Diprotes Warga

    SittiBy SittiJuli 19, 2026Updated:Juli 19, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kondisi Jalan pada sambungan Jembatan Mahakam Ulu di Samarinda tampak mengalami kerusakan. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kerusakan yang terus berulang di Jembatan Mahakam Ulu kembali menuai sorotan. Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Loa Buah menilai pola pemeliharaan yang dilakukan selama ini tidak pernah menyentuh akar persoalan.

    Jalan berlubang di sambungan jembatan kembali muncul tak lama setelah diperbaiki, sementara lampu penerangan, kamera pengawas, hingga fasilitas keselamatan lainnya tak kunjung dibenahi.

    Kekecewaan itu dituangkan melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud. Surat tersebut beredar luas di media sosial sebagai bentuk desakan agar pemerintah segera mengambil langkah konkret terhadap salah satu jalur vital di Kota Samarinda.

    Ketua FKPM Loa Buah Sabil Husein mengatakan, kerusakan pada expansion joint bukan lagi persoalan baru. Menurutnya, pemerintah berkali-kali melakukan penambalan tetapi hasilnya hanya bertahan dalam hitungan hari.

    “Kami lihat sendiri perbaikannya paling bertahan sekitar 15 hari. Setelah itu berlubang lagi. Begitu terus selama beberapa bulan terakhir,” ujarnya, Minggu, 19 Juli 2026.

    Bagi warga yang setiap hari melintasi jembatan tersebut, kondisi itu bukan sekadar mengganggu kenyamanan berkendara. Sambungan jalan yang rusak disebut telah memicu kecelakaan, terutama terhadap pengendara sepeda motor. FKPM mengaku beberapa kali ikut mengevakuasi korban yang terjatuh akibat menghantam bagian jalan yang rusak.

    Sabil menilai metode tambal sulam justru menimbulkan persoalan baru. Material aspal yang ditinggikan membentuk gundukan menyerupai polisi tidur sehingga kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi berpotensi kehilangan kendali.

    “Yang kasihan pengendara dari luar daerah. Mereka tidak tahu kondisi jalan sehingga kendaraan bisa meloncat ketika melewati sambungan jembatan,” katanya.

    Persoalan di Mahakam Ulu, menurut FKPM, tidak berhenti pada kerusakan badan jalan. Lampu penerangan yang padam selama berbulan-bulan, tidak adanya CCTV, rusaknya median jalan, hingga minimnya rambu keselamatan dinilai memperbesar risiko kecelakaan maupun tindak kriminal.

    Bahkan, relawan FKPM pernah beberapa kali membantu penanganan warga yang diduga hendak mengakhiri hidup di kawasan jembatan. Kondisi yang gelap membuat pengawasan semakin sulit dilakukan.

    Sebagai jalur penghubung utama antara pusat Kota Samarinda dengan Samarinda Seberang dan Loa Janan Ilir, Mahakam Ulu setiap hari dilintasi kendaraan pribadi, angkutan umum hingga truk distribusi barang. Karena itu, Sabil mempertanyakan minimnya perhatian pemerintah terhadap pemeliharaan infrastruktur tersebut.

    Ia mengaku hampir tidak pernah melihat adanya kegiatan pembersihan maupun inspeksi rutin dari instansi terkait. Yang terlihat, kata dia, hanya pekerjaan penambalan jalan yang kembali rusak tidak lama kemudian.

    “Kalau melihat kondisi sekarang, rumput sudah tumbuh, sampah juga berserakan. Itu menunjukkan perawatannya tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

    FKPM berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemeliharaan Jembatan Mahakam Ulu, termasuk memperbaiki fasilitas keselamatan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

    Sabil menegaskan surat terbuka menjadi upaya awal untuk meminta perhatian pemerintah. Namun apabila tidak direspons, masyarakat membuka kemungkinan menyampaikan aspirasi melalui aksi.

    “Kami masih menunggu respons pemerintah. Yang kami minta bukan sekadar tambal sulam, tetapi perbaikan yang benar-benar menyelesaikan masalah,” tegasnya.

     

    FKPM Kelurahan Loa Buah Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Jembatan Mahulu
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Matangkan Persiapan Porprov, KONI Samarinda Butuh Anggaran Tembus Rp10 Miliar

    Juli 20, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    Juli 20, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Pengadaan Buku Fisik Perpustakaan Samarinda Nihil Tahun Ini

    Juli 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    R’syaJuli 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda Bambang Styawan mengungkapkan sedikitnya 150…

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Matangkan Persiapan Porprov, KONI Samarinda Butuh Anggaran Tembus Rp10 Miliar

    Juli 20, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    Juli 20, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026
    1 2 3 … 3,227 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.