Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Tak Batasi Usia, Gratispol Kaltim Buka Jalan Dokter Jadi Spesialis
    Diskominfo Kaltim

    Tak Batasi Usia, Gratispol Kaltim Buka Jalan Dokter Jadi Spesialis

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 3, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi dokumentasi kegiatan pelantikan pengurus Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) dan Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Indonesia (Makersi) Kaltim (Ist/Humas Pemprov)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai menata ulang strategi besar di sektor kesehatan dengan fokus pada satu hal krusial yaitu kekurangan dokter spesialis.

    Lewat Program Gratispol Pendidikan, pemprov tak hanya bicara layanan gratis, tapi juga investasi jangka panjang pada kualitas tenaga medis.

    Langkah ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, sebagai upaya konkret menjawab tantangan yang selama ini dihadapi rumah sakit di daerah terutama keterbatasan dokter spesialis dan subspesialis.

    “Kita tidak bisa hanya membangun fasilitas, tapi juga harus memastikan tenaga medisnya tersedia dan kompeten. Karena itu, kami beri ruang afirmasi pendidikan bagi dokter yang ingin melanjutkan ke jenjang spesialis,” ujarnya usai pelantikan pengurus Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) dan Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Indonesia (Makersi) Kaltim di Balikpapan, Sabtu, 2 Mei 2026.

    Menariknya, program ini tidak membatasi usia peserta. Artinya, dokter yang sudah lama mengabdi pun tetap punya kesempatan untuk meningkatkan kompetensi. Pemprov juga membuka jalur kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Universitas Airlangga.

    Bagi dokter ASN yang belum terakomodasi dalam kerja sama tersebut, pemerintah tetap menyediakan jalur alternatif melalui skema tugas belajar di Badan Kepegawaian Daerah Kaltim.

    Sri menegaskan, keberadaan dokter spesialis menjadi faktor penentu dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Tanpa itu, rumah sakit akan sulit berkembang, apalagi di tengah tekanan yang semakin kompleks.

    Ia mengakui, sejumlah rumah sakit di Kaltim kini menghadapi tantangan berat, mulai dari keterbatasan SDM hingga tekanan operasional. Bahkan, ada rumah sakit yang mulai mengalami kesulitan menjalankan layanan secara optimal.

    “Rumah sakit ini bukan hanya soal bisnis, tapi juga layanan kemanusiaan. Jadi harus tetap profesional, tapi juga berkelanjutan,” tegasnya.

    Di sisi lain, kepengurusan baru Persi Kaltim diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu layanan. Ketua Persi Kaltim periode 2026–2030, Indah Puspitasari, menyebut saat ini pihaknya menaungi 65 rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta.

    Ke depan, Persi akan fokus pada peningkatan kualitas layanan, keselamatan pasien, penguatan SDM, serta tata kelola rumah sakit yang lebih baik.

    Dengan kombinasi antara peningkatan kapasitas tenaga medis dan pembenahan sistem layanan, Pemprov Kaltim optimistis kualitas kesehatan masyarakat akan semakin meningkat.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.