Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    Juni 18, 2026

    Samarinda Perketat Seleksi Atlet Porprov, Cabor Penyumbang Emas Jadi Prioritas

    Juni 18, 2026

    Masuji Tahap Akhir, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, Jadi Harapan Pariwisata Berkelanjutan Kaltim

    Juni 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Tak Batasi Usia, Gratispol Kaltim Buka Jalan Dokter Jadi Spesialis
    Diskominfo Kaltim

    Tak Batasi Usia, Gratispol Kaltim Buka Jalan Dokter Jadi Spesialis

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 3, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi dokumentasi kegiatan pelantikan pengurus Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) dan Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Indonesia (Makersi) Kaltim (Ist/Humas Pemprov)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai menata ulang strategi besar di sektor kesehatan dengan fokus pada satu hal krusial yaitu kekurangan dokter spesialis.

    Lewat Program Gratispol Pendidikan, pemprov tak hanya bicara layanan gratis, tapi juga investasi jangka panjang pada kualitas tenaga medis.

    Langkah ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, sebagai upaya konkret menjawab tantangan yang selama ini dihadapi rumah sakit di daerah terutama keterbatasan dokter spesialis dan subspesialis.

    “Kita tidak bisa hanya membangun fasilitas, tapi juga harus memastikan tenaga medisnya tersedia dan kompeten. Karena itu, kami beri ruang afirmasi pendidikan bagi dokter yang ingin melanjutkan ke jenjang spesialis,” ujarnya usai pelantikan pengurus Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) dan Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Indonesia (Makersi) Kaltim di Balikpapan, Sabtu, 2 Mei 2026.

    Menariknya, program ini tidak membatasi usia peserta. Artinya, dokter yang sudah lama mengabdi pun tetap punya kesempatan untuk meningkatkan kompetensi. Pemprov juga membuka jalur kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Universitas Airlangga.

    Bagi dokter ASN yang belum terakomodasi dalam kerja sama tersebut, pemerintah tetap menyediakan jalur alternatif melalui skema tugas belajar di Badan Kepegawaian Daerah Kaltim.

    Sri menegaskan, keberadaan dokter spesialis menjadi faktor penentu dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Tanpa itu, rumah sakit akan sulit berkembang, apalagi di tengah tekanan yang semakin kompleks.

    Ia mengakui, sejumlah rumah sakit di Kaltim kini menghadapi tantangan berat, mulai dari keterbatasan SDM hingga tekanan operasional. Bahkan, ada rumah sakit yang mulai mengalami kesulitan menjalankan layanan secara optimal.

    “Rumah sakit ini bukan hanya soal bisnis, tapi juga layanan kemanusiaan. Jadi harus tetap profesional, tapi juga berkelanjutan,” tegasnya.

    Di sisi lain, kepengurusan baru Persi Kaltim diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu layanan. Ketua Persi Kaltim periode 2026–2030, Indah Puspitasari, menyebut saat ini pihaknya menaungi 65 rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta.

    Ke depan, Persi akan fokus pada peningkatan kualitas layanan, keselamatan pasien, penguatan SDM, serta tata kelola rumah sakit yang lebih baik.

    Dengan kombinasi antara peningkatan kapasitas tenaga medis dan pembenahan sistem layanan, Pemprov Kaltim optimistis kualitas kesehatan masyarakat akan semakin meningkat.

     

    Gratispol Pemprov Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Hemat BBM dan Pangkas Biaya Operasional, WFA ASN Kaltim Berpotensi Diperluas Mulai Juli

    Juni 16, 2026

    Jangan Asal Tuduh Dana Dibobol, Sri Wahyuni Buka Suara Soal Polemik Hibah LPTQ

    Juni 16, 2026

    Rapor Merah TKA 2026 Tampar Pendidikan Indonesia

    Juni 11, 2026

    Meski Beban Fiskal Daerah Meningkat, Sekda Pastikan Gaji PPPK di Kaltim Aman

    Juni 11, 2026

    Kaltim Susun RPPEM, Optimalkan Potensi Mangrove Dukung Penurunan Emisi

    Juni 9, 2026

    Gratispol Internet Tembus 802 Desa, Pemprov Kaltim Kejar Listrik untuk 45 Desa Terpencil

    Juni 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    R’syaJuni 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hujan yang mengguyur Kota Samarinda sepanjang Kamis 18 Juni 2026 siang, menyebabkan…

    Samarinda Perketat Seleksi Atlet Porprov, Cabor Penyumbang Emas Jadi Prioritas

    Juni 18, 2026

    Masuji Tahap Akhir, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, Jadi Harapan Pariwisata Berkelanjutan Kaltim

    Juni 18, 2026

    Hoaks Kian Mengancam, Faisal Minta KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Informasi di Daerah

    Juni 18, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026
    1 2 3 … 3,153 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.